MOURS LAB
PUNK FOOTBALL INDONESIA
| COLLECTIVE & FRIENDSHIP
#DocumentaryFilm
Watch Now ↓
Sepak bola memang butuh uang, tapi buat mereka itu bukan segalanya. Saat keadaan lagi sulit, mereka tidak mencari siapa yang datang dari luar, tapi saling menguatkan di dalam. Karena yang menjaga tim ini tetap hidup bukan soal besar kecilnya dana, tapi tentang orang-orang yang tetap peduli dan bertahan bersama.
Collective Joy jadi cara mereka melangkah. Saling bantu, saling jaga, dan tumbuh bersama. Mungkin sederhana, tapi penuh makna. Selama kebersamaan itu masih ada, tim ini akan terus hidup.

Melawan industri tak bisa sendirian.
Dalam ekosistem Punk Football, pertemanan bukan sekadar bonus dari hobi yang sama, melainkan sebuah pondasi.
Jejaring yang dibangun adalah cara mereka menciptakan "ruang aman".
Sebab, melawan industri yang raksasa mustahil dilakukan sendirian. Mereka butuh bahu kawan untuk bersandar saat lelah, dan tawa kawan untuk merayakan kemenangan-kemenangan kecil di luar lapangan.
📍Underground City Series #1, Purbalingga 2024.
Simak lewat film dokumenter: Punk Football Indonesia | Collective & Friendship.

Melawan industri tak bisa sendirian.
Dalam ekosistem Punk Football, pertemanan bukan sekadar bonus dari hobi yang sama, melainkan sebuah pondasi.
Jejaring yang dibangun adalah cara mereka menciptakan "ruang aman".
Sebab, melawan industri yang raksasa mustahil dilakukan sendirian. Mereka butuh bahu kawan untuk bersandar saat lelah, dan tawa kawan untuk merayakan kemenangan-kemenangan kecil di luar lapangan.
📍Underground City Series #1, Purbalingga 2024.
Simak lewat film dokumenter: Punk Football Indonesia | Collective & Friendship.

Melawan industri tak bisa sendirian.
Dalam ekosistem Punk Football, pertemanan bukan sekadar bonus dari hobi yang sama, melainkan sebuah pondasi.
Jejaring yang dibangun adalah cara mereka menciptakan "ruang aman".
Sebab, melawan industri yang raksasa mustahil dilakukan sendirian. Mereka butuh bahu kawan untuk bersandar saat lelah, dan tawa kawan untuk merayakan kemenangan-kemenangan kecil di luar lapangan.
📍Underground City Series #1, Purbalingga 2024.
Simak lewat film dokumenter: Punk Football Indonesia | Collective & Friendship.

Melawan industri tak bisa sendirian.
Dalam ekosistem Punk Football, pertemanan bukan sekadar bonus dari hobi yang sama, melainkan sebuah pondasi.
Jejaring yang dibangun adalah cara mereka menciptakan "ruang aman".
Sebab, melawan industri yang raksasa mustahil dilakukan sendirian. Mereka butuh bahu kawan untuk bersandar saat lelah, dan tawa kawan untuk merayakan kemenangan-kemenangan kecil di luar lapangan.
📍Underground City Series #1, Purbalingga 2024.
Simak lewat film dokumenter: Punk Football Indonesia | Collective & Friendship.

Melawan industri tak bisa sendirian.
Dalam ekosistem Punk Football, pertemanan bukan sekadar bonus dari hobi yang sama, melainkan sebuah pondasi.
Jejaring yang dibangun adalah cara mereka menciptakan "ruang aman".
Sebab, melawan industri yang raksasa mustahil dilakukan sendirian. Mereka butuh bahu kawan untuk bersandar saat lelah, dan tawa kawan untuk merayakan kemenangan-kemenangan kecil di luar lapangan.
📍Underground City Series #1, Purbalingga 2024.
Simak lewat film dokumenter: Punk Football Indonesia | Collective & Friendship.

Melawan industri tak bisa sendirian.
Dalam ekosistem Punk Football, pertemanan bukan sekadar bonus dari hobi yang sama, melainkan sebuah pondasi.
Jejaring yang dibangun adalah cara mereka menciptakan "ruang aman".
Sebab, melawan industri yang raksasa mustahil dilakukan sendirian. Mereka butuh bahu kawan untuk bersandar saat lelah, dan tawa kawan untuk merayakan kemenangan-kemenangan kecil di luar lapangan.
📍Underground City Series #1, Purbalingga 2024.
Simak lewat film dokumenter: Punk Football Indonesia | Collective & Friendship.

Melawan industri tak bisa sendirian.
Dalam ekosistem Punk Football, pertemanan bukan sekadar bonus dari hobi yang sama, melainkan sebuah pondasi.
Jejaring yang dibangun adalah cara mereka menciptakan "ruang aman".
Sebab, melawan industri yang raksasa mustahil dilakukan sendirian. Mereka butuh bahu kawan untuk bersandar saat lelah, dan tawa kawan untuk merayakan kemenangan-kemenangan kecil di luar lapangan.
📍Underground City Series #1, Purbalingga 2024.
Simak lewat film dokumenter: Punk Football Indonesia | Collective & Friendship.

Melawan industri tak bisa sendirian.
Dalam ekosistem Punk Football, pertemanan bukan sekadar bonus dari hobi yang sama, melainkan sebuah pondasi.
Jejaring yang dibangun adalah cara mereka menciptakan "ruang aman".
Sebab, melawan industri yang raksasa mustahil dilakukan sendirian. Mereka butuh bahu kawan untuk bersandar saat lelah, dan tawa kawan untuk merayakan kemenangan-kemenangan kecil di luar lapangan.
📍Underground City Series #1, Purbalingga 2024.
Simak lewat film dokumenter: Punk Football Indonesia | Collective & Friendship.

Melawan industri tak bisa sendirian.
Dalam ekosistem Punk Football, pertemanan bukan sekadar bonus dari hobi yang sama, melainkan sebuah pondasi.
Jejaring yang dibangun adalah cara mereka menciptakan "ruang aman".
Sebab, melawan industri yang raksasa mustahil dilakukan sendirian. Mereka butuh bahu kawan untuk bersandar saat lelah, dan tawa kawan untuk merayakan kemenangan-kemenangan kecil di luar lapangan.
📍Underground City Series #1, Purbalingga 2024.
Simak lewat film dokumenter: Punk Football Indonesia | Collective & Friendship.

Melawan industri tak bisa sendirian.
Dalam ekosistem Punk Football, pertemanan bukan sekadar bonus dari hobi yang sama, melainkan sebuah pondasi.
Jejaring yang dibangun adalah cara mereka menciptakan "ruang aman".
Sebab, melawan industri yang raksasa mustahil dilakukan sendirian. Mereka butuh bahu kawan untuk bersandar saat lelah, dan tawa kawan untuk merayakan kemenangan-kemenangan kecil di luar lapangan.
📍Underground City Series #1, Purbalingga 2024.
Simak lewat film dokumenter: Punk Football Indonesia | Collective & Friendship.
Rivalitas di sepak bola kita bukan cerita baru. Ia panjang, keras, dan tertanam dalam cara kita melihat sepak bola negeri ini.
Masalahnya, yang terus diwariskan bukan cuma semangatnya, tapi juga kebenciannya.
Di tengah situasi ini, gerakan punk football hadir bukan sebagai solusi instan, tapi sebagai upaya kecil yang akan menjadi besar, untuk menciptakan ruang baru, di mana sepak bola bisa dinikmati tanpa harus saling mengancam.

Siapa bilang klub bola harus nunggu investor?
Di sini, investornya adalah suporter sendiri. Dari ceban pertama, dari iuran kecil yang jadi besar karena kolektif. Mereka menyebutnya "Collective joy".
Bagi kami Ini bukan hanya soal ngumpulin biaya. Lebih dari itu, ini cara bertahan di tengah tekanan, stigma, dan sistem sepakbola yang makin jauh dari akar rumput.
Sepak bola bukan milik elit dan industri, sepak bola hidup dari kita yang mau menjaga.
📍Mengbal Ahhh!, Bandung 2025.
Simak lewat film dokumenter: Punk Football Indonesia | Collective & Friendship.

Siapa bilang klub bola harus nunggu investor?
Di sini, investornya adalah suporter sendiri. Dari ceban pertama, dari iuran kecil yang jadi besar karena kolektif. Mereka menyebutnya "Collective joy".
Bagi kami Ini bukan hanya soal ngumpulin biaya. Lebih dari itu, ini cara bertahan di tengah tekanan, stigma, dan sistem sepakbola yang makin jauh dari akar rumput.
Sepak bola bukan milik elit dan industri, sepak bola hidup dari kita yang mau menjaga.
📍Mengbal Ahhh!, Bandung 2025.
Simak lewat film dokumenter: Punk Football Indonesia | Collective & Friendship.

Siapa bilang klub bola harus nunggu investor?
Di sini, investornya adalah suporter sendiri. Dari ceban pertama, dari iuran kecil yang jadi besar karena kolektif. Mereka menyebutnya "Collective joy".
Bagi kami Ini bukan hanya soal ngumpulin biaya. Lebih dari itu, ini cara bertahan di tengah tekanan, stigma, dan sistem sepakbola yang makin jauh dari akar rumput.
Sepak bola bukan milik elit dan industri, sepak bola hidup dari kita yang mau menjaga.
📍Mengbal Ahhh!, Bandung 2025.
Simak lewat film dokumenter: Punk Football Indonesia | Collective & Friendship.

Siapa bilang klub bola harus nunggu investor?
Di sini, investornya adalah suporter sendiri. Dari ceban pertama, dari iuran kecil yang jadi besar karena kolektif. Mereka menyebutnya "Collective joy".
Bagi kami Ini bukan hanya soal ngumpulin biaya. Lebih dari itu, ini cara bertahan di tengah tekanan, stigma, dan sistem sepakbola yang makin jauh dari akar rumput.
Sepak bola bukan milik elit dan industri, sepak bola hidup dari kita yang mau menjaga.
📍Mengbal Ahhh!, Bandung 2025.
Simak lewat film dokumenter: Punk Football Indonesia | Collective & Friendship.

Siapa bilang klub bola harus nunggu investor?
Di sini, investornya adalah suporter sendiri. Dari ceban pertama, dari iuran kecil yang jadi besar karena kolektif. Mereka menyebutnya "Collective joy".
Bagi kami Ini bukan hanya soal ngumpulin biaya. Lebih dari itu, ini cara bertahan di tengah tekanan, stigma, dan sistem sepakbola yang makin jauh dari akar rumput.
Sepak bola bukan milik elit dan industri, sepak bola hidup dari kita yang mau menjaga.
📍Mengbal Ahhh!, Bandung 2025.
Simak lewat film dokumenter: Punk Football Indonesia | Collective & Friendship.

Siapa bilang klub bola harus nunggu investor?
Di sini, investornya adalah suporter sendiri. Dari ceban pertama, dari iuran kecil yang jadi besar karena kolektif. Mereka menyebutnya "Collective joy".
Bagi kami Ini bukan hanya soal ngumpulin biaya. Lebih dari itu, ini cara bertahan di tengah tekanan, stigma, dan sistem sepakbola yang makin jauh dari akar rumput.
Sepak bola bukan milik elit dan industri, sepak bola hidup dari kita yang mau menjaga.
📍Mengbal Ahhh!, Bandung 2025.
Simak lewat film dokumenter: Punk Football Indonesia | Collective & Friendship.

Siapa bilang klub bola harus nunggu investor?
Di sini, investornya adalah suporter sendiri. Dari ceban pertama, dari iuran kecil yang jadi besar karena kolektif. Mereka menyebutnya "Collective joy".
Bagi kami Ini bukan hanya soal ngumpulin biaya. Lebih dari itu, ini cara bertahan di tengah tekanan, stigma, dan sistem sepakbola yang makin jauh dari akar rumput.
Sepak bola bukan milik elit dan industri, sepak bola hidup dari kita yang mau menjaga.
📍Mengbal Ahhh!, Bandung 2025.
Simak lewat film dokumenter: Punk Football Indonesia | Collective & Friendship.

Siapa bilang klub bola harus nunggu investor?
Di sini, investornya adalah suporter sendiri. Dari ceban pertama, dari iuran kecil yang jadi besar karena kolektif. Mereka menyebutnya "Collective joy".
Bagi kami Ini bukan hanya soal ngumpulin biaya. Lebih dari itu, ini cara bertahan di tengah tekanan, stigma, dan sistem sepakbola yang makin jauh dari akar rumput.
Sepak bola bukan milik elit dan industri, sepak bola hidup dari kita yang mau menjaga.
📍Mengbal Ahhh!, Bandung 2025.
Simak lewat film dokumenter: Punk Football Indonesia | Collective & Friendship.

Siapa bilang klub bola harus nunggu investor?
Di sini, investornya adalah suporter sendiri. Dari ceban pertama, dari iuran kecil yang jadi besar karena kolektif. Mereka menyebutnya "Collective joy".
Bagi kami Ini bukan hanya soal ngumpulin biaya. Lebih dari itu, ini cara bertahan di tengah tekanan, stigma, dan sistem sepakbola yang makin jauh dari akar rumput.
Sepak bola bukan milik elit dan industri, sepak bola hidup dari kita yang mau menjaga.
📍Mengbal Ahhh!, Bandung 2025.
Simak lewat film dokumenter: Punk Football Indonesia | Collective & Friendship.

Siapa bilang klub bola harus nunggu investor?
Di sini, investornya adalah suporter sendiri. Dari ceban pertama, dari iuran kecil yang jadi besar karena kolektif. Mereka menyebutnya "Collective joy".
Bagi kami Ini bukan hanya soal ngumpulin biaya. Lebih dari itu, ini cara bertahan di tengah tekanan, stigma, dan sistem sepakbola yang makin jauh dari akar rumput.
Sepak bola bukan milik elit dan industri, sepak bola hidup dari kita yang mau menjaga.
📍Mengbal Ahhh!, Bandung 2025.
Simak lewat film dokumenter: Punk Football Indonesia | Collective & Friendship.
Kalau terus menunggu mereka membenahi sepak bola dari atas, mungkin grassroots tidak akan pernah benar-benar hidup. Memulai sendiri jadi pilihan paling masuk akal. Dari lapangan kecil, dari kota kecil, dari teman-teman sendiri. Karena sepak bola seharusnya tumbuh dari bawah; dari komunitas, solidaritas, dan kolektif, bukan hanya milik liga, federasi, atau industri.
Gerakan kecil ini adalah cara untuk merebut kembali sepak bola agar kembali dimiliki oleh orang-orang yang benar-benar hidup di dalamnya.

Terima kasih untuk semua yang sudah ikut menyuarakan bahwa sepak bola bukan milik industri semata.
Bagi kami ini bukan cuma angka, tapi jadi bukti kalau cerita punk football punya tempat dan suara.

Sepak bola gak harus selalu soal industri dan uang. Di beberapa tempat, ia hidup sebagai ruang kolektif yang dibangun bersama.
Kita harus selalu bangga bagaimana melihat, dan menjadi bagian gerakan ini tumbuh di Negara yang sepakbolanya masih penuh masalah.
Terus tumbuh PUNK FOOTBALL INDONESIA.

Sepak bola gak harus selalu soal industri dan uang. Di beberapa tempat, ia hidup sebagai ruang kolektif yang dibangun bersama.
Kita harus selalu bangga bagaimana melihat, dan menjadi bagian gerakan ini tumbuh di Negara yang sepakbolanya masih penuh masalah.
Terus tumbuh PUNK FOOTBALL INDONESIA.

Sepak bola gak harus selalu soal industri dan uang. Di beberapa tempat, ia hidup sebagai ruang kolektif yang dibangun bersama.
Kita harus selalu bangga bagaimana melihat, dan menjadi bagian gerakan ini tumbuh di Negara yang sepakbolanya masih penuh masalah.
Terus tumbuh PUNK FOOTBALL INDONESIA.

Sepak bola gak harus selalu soal industri dan uang. Di beberapa tempat, ia hidup sebagai ruang kolektif yang dibangun bersama.
Kita harus selalu bangga bagaimana melihat, dan menjadi bagian gerakan ini tumbuh di Negara yang sepakbolanya masih penuh masalah.
Terus tumbuh PUNK FOOTBALL INDONESIA.

Sepak bola gak harus selalu soal industri dan uang. Di beberapa tempat, ia hidup sebagai ruang kolektif yang dibangun bersama.
Kita harus selalu bangga bagaimana melihat, dan menjadi bagian gerakan ini tumbuh di Negara yang sepakbolanya masih penuh masalah.
Terus tumbuh PUNK FOOTBALL INDONESIA.

Sepak bola gak harus selalu soal industri dan uang. Di beberapa tempat, ia hidup sebagai ruang kolektif yang dibangun bersama.
Kita harus selalu bangga bagaimana melihat, dan menjadi bagian gerakan ini tumbuh di Negara yang sepakbolanya masih penuh masalah.
Terus tumbuh PUNK FOOTBALL INDONESIA.

Sepak bola gak harus selalu soal industri dan uang. Di beberapa tempat, ia hidup sebagai ruang kolektif yang dibangun bersama.
Kita harus selalu bangga bagaimana melihat, dan menjadi bagian gerakan ini tumbuh di Negara yang sepakbolanya masih penuh masalah.
Terus tumbuh PUNK FOOTBALL INDONESIA.

Sepak bola gak harus selalu soal industri dan uang. Di beberapa tempat, ia hidup sebagai ruang kolektif yang dibangun bersama.
Kita harus selalu bangga bagaimana melihat, dan menjadi bagian gerakan ini tumbuh di Negara yang sepakbolanya masih penuh masalah.
Terus tumbuh PUNK FOOTBALL INDONESIA.
Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh narasumber yang telah meluangkan waktu dan berbagi perspektif berharga dalam film dokumenter Punk Football Indonesia | Collective & Friendship.
Tak lupa Hormat setinggi-tingginya untuk semua pihak baik individu ataupun komunitas yang terlibat dibalik gerakan kolektif ini, serta teman teman yang terus memberikan masukan dan menemani diperjalanan hingga menjadi bagian dalam produksi film ini.
Ilmu dan pengalaman yang dibagikan sangatlah menginspirasi, terima kasih telah menjadi bagian dari film ini.
Cheers to more collaborations in the future! 🥂✨🫡
@riversideforest_ @portcitywanderers @fcrainfall
Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh narasumber yang telah meluangkan waktu dan berbagi perspektif berharga dalam film dokumenter Punk Football Indonesia | Collective & Friendship.
Tak lupa Hormat setinggi-tingginya untuk semua pihak baik individu ataupun komunitas yang terlibat dibalik gerakan kolektif ini, serta teman teman yang terus memberikan masukan dan menemani diperjalanan hingga menjadi bagian dalam produksi film ini.
Ilmu dan pengalaman yang dibagikan sangatlah menginspirasi, terima kasih telah menjadi bagian dari film ini.
Cheers to more collaborations in the future! 🥂✨🫡
@riversideforest_ @portcitywanderers @fcrainfall
Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh narasumber yang telah meluangkan waktu dan berbagi perspektif berharga dalam film dokumenter Punk Football Indonesia | Collective & Friendship.
Tak lupa Hormat setinggi-tingginya untuk semua pihak baik individu ataupun komunitas yang terlibat dibalik gerakan kolektif ini, serta teman teman yang terus memberikan masukan dan menemani diperjalanan hingga menjadi bagian dalam produksi film ini.
Ilmu dan pengalaman yang dibagikan sangatlah menginspirasi, terima kasih telah menjadi bagian dari film ini.
Cheers to more collaborations in the future! 🥂✨🫡
@riversideforest_ @portcitywanderers @fcrainfall
Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh narasumber yang telah meluangkan waktu dan berbagi perspektif berharga dalam film dokumenter Punk Football Indonesia | Collective & Friendship.
Tak lupa Hormat setinggi-tingginya untuk semua pihak baik individu ataupun komunitas yang terlibat dibalik gerakan kolektif ini, serta teman teman yang terus memberikan masukan dan menemani diperjalanan hingga menjadi bagian dalam produksi film ini.
Ilmu dan pengalaman yang dibagikan sangatlah menginspirasi, terima kasih telah menjadi bagian dari film ini.
Cheers to more collaborations in the future! 🥂✨🫡
@riversideforest_ @portcitywanderers @fcrainfall
Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh narasumber yang telah meluangkan waktu dan berbagi perspektif berharga dalam film dokumenter Punk Football Indonesia | Collective & Friendship.
Tak lupa Hormat setinggi-tingginya untuk semua pihak baik individu ataupun komunitas yang terlibat dibalik gerakan kolektif ini, serta teman teman yang terus memberikan masukan dan menemani diperjalanan hingga menjadi bagian dalam produksi film ini.
Ilmu dan pengalaman yang dibagikan sangatlah menginspirasi, terima kasih telah menjadi bagian dari film ini.
Cheers to more collaborations in the future! 🥂✨🫡
@riversideforest_ @portcitywanderers @fcrainfall
Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh narasumber yang telah meluangkan waktu dan berbagi perspektif berharga dalam film dokumenter Punk Football Indonesia | Collective & Friendship.
Tak lupa Hormat setinggi-tingginya untuk semua pihak baik individu ataupun komunitas yang terlibat dibalik gerakan kolektif ini, serta teman teman yang terus memberikan masukan dan menemani diperjalanan hingga menjadi bagian dalam produksi film ini.
Ilmu dan pengalaman yang dibagikan sangatlah menginspirasi, terima kasih telah menjadi bagian dari film ini.
Cheers to more collaborations in the future! 🥂✨🫡
@riversideforest_ @portcitywanderers @fcrainfall
Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh narasumber yang telah meluangkan waktu dan berbagi perspektif berharga dalam film dokumenter Punk Football Indonesia | Collective & Friendship.
Tak lupa Hormat setinggi-tingginya untuk semua pihak baik individu ataupun komunitas yang terlibat dibalik gerakan kolektif ini, serta teman teman yang terus memberikan masukan dan menemani diperjalanan hingga menjadi bagian dalam produksi film ini.
Ilmu dan pengalaman yang dibagikan sangatlah menginspirasi, terima kasih telah menjadi bagian dari film ini.
Cheers to more collaborations in the future! 🥂✨🫡
@riversideforest_ @portcitywanderers @fcrainfall
Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh narasumber yang telah meluangkan waktu dan berbagi perspektif berharga dalam film dokumenter Punk Football Indonesia | Collective & Friendship.
Tak lupa Hormat setinggi-tingginya untuk semua pihak baik individu ataupun komunitas yang terlibat dibalik gerakan kolektif ini, serta teman teman yang terus memberikan masukan dan menemani diperjalanan hingga menjadi bagian dalam produksi film ini.
Ilmu dan pengalaman yang dibagikan sangatlah menginspirasi, terima kasih telah menjadi bagian dari film ini.
Cheers to more collaborations in the future! 🥂✨🫡
@riversideforest_ @portcitywanderers @fcrainfall
Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh narasumber yang telah meluangkan waktu dan berbagi perspektif berharga dalam film dokumenter Punk Football Indonesia | Collective & Friendship.
Tak lupa Hormat setinggi-tingginya untuk semua pihak baik individu ataupun komunitas yang terlibat dibalik gerakan kolektif ini, serta teman teman yang terus memberikan masukan dan menemani diperjalanan hingga menjadi bagian dalam produksi film ini.
Ilmu dan pengalaman yang dibagikan sangatlah menginspirasi, terima kasih telah menjadi bagian dari film ini.
Cheers to more collaborations in the future! 🥂✨🫡
@riversideforest_ @portcitywanderers @fcrainfall
Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh narasumber yang telah meluangkan waktu dan berbagi perspektif berharga dalam film dokumenter Punk Football Indonesia | Collective & Friendship.
Tak lupa Hormat setinggi-tingginya untuk semua pihak baik individu ataupun komunitas yang terlibat dibalik gerakan kolektif ini, serta teman teman yang terus memberikan masukan dan menemani diperjalanan hingga menjadi bagian dalam produksi film ini.
Ilmu dan pengalaman yang dibagikan sangatlah menginspirasi, terima kasih telah menjadi bagian dari film ini.
Cheers to more collaborations in the future! 🥂✨🫡
@riversideforest_ @portcitywanderers @fcrainfall
Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh narasumber yang telah meluangkan waktu dan berbagi perspektif berharga dalam film dokumenter Punk Football Indonesia | Collective & Friendship.
Tak lupa Hormat setinggi-tingginya untuk semua pihak baik individu ataupun komunitas yang terlibat dibalik gerakan kolektif ini, serta teman teman yang terus memberikan masukan dan menemani diperjalanan hingga menjadi bagian dalam produksi film ini.
Ilmu dan pengalaman yang dibagikan sangatlah menginspirasi, terima kasih telah menjadi bagian dari film ini.
Cheers to more collaborations in the future! 🥂✨🫡
@riversideforest_ @portcitywanderers @fcrainfall
PUNK FOOTBALL INDONESIA |
COLLECTIVE & FRIENDSHIP
SUDAH TAYANG di youtube @mours.lab !!!
Di tengah dominasi industri dan komersialisasi yang menggerus makna sepak bola Indonesia, muncul gerakan “Punk Football” atau sepakbola kolektif, sebagai bentuk perlawanan kolektif, membangun ruang bermain mandiri tanpa sponsor, tanpa kepentingan elit, dan tanpa batasan ekspresi.
Namun di balik semangat itu, mereka terus berhadapan dengan regulasi, stigma, dan tekanan sistem yang lebih besar.
#DocumentaryFilm

Saat industri cuma liat angka, kita bicara soal rasa dan sisa-sisa idealisme dipinggir lapangan. Mereka bilang ini fanatisme, kita bilang ini perlawanan.
Sebuah cerita yang jauh dari sorotan, Punk Football Indonesia.

Saat industri cuma liat angka, kita bicara soal rasa dan sisa-sisa idealisme dipinggir lapangan. Mereka bilang ini fanatisme, kita bilang ini perlawanan.
Sebuah cerita yang jauh dari sorotan, Punk Football Indonesia.
Story-save.com is an intuitive online tool that enables users to download and save a variety of content, including stories, photos, videos, and IGTV materials, directly from Instagram. With Story-Save, you can not only easily download diverse content from Instagram but also view it at your convenience, even without internet access. This tool is perfect for those moments when you come across something interesting on Instagram and want to save it for later viewing. Use Story-Save to ensure you don't miss the chance to take your favorite Instagram moments with you!
Avoid app downloads and sign-ups, store stories on the web.
Stories Say goodbye to poor-quality content, preserve only high-resolution Stories.
Devices Download Instagram Stories using any browser, iPhone, Android.
Absolutely no fees. Download any Story at no cost.