Eka Kurniawan
New novek: βAnjing Mengeong, Kucing Menggonggongβ (2024) | βThe Dog Meows, the Cat Barks (2026)

EDISI NOVEL
Dimulai tahun 2002 dengan menerbitkan novel βCantik itu Lukaβ saat saya masih berumur 27 tahun, lima novel telah saya terbitkan. βLelaki Harimauβ menyusul di tahun 2004. Jeda sepuluh tahun, βSeperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntasβ terbit 2014. Kemudian βOβ di 2016, dan jeda kembali delapan tahun sebelum novel βAnjing Mengeong, Kucing Menggonggongβ tahun 2024 lalu. Banyak orang bilang saya produktif, faktanya saya βbaruβ menerbitkan lima novel π₯Ή
Jika ada hal menggembirakan, kelima judul novel tersebut masih bisa diperoleh di berbagai toko buku, beberapa dengan sampul baru. Terima kasih untuk semua yang telah membaca π€

EDISI NOVEL
Dimulai tahun 2002 dengan menerbitkan novel βCantik itu Lukaβ saat saya masih berumur 27 tahun, lima novel telah saya terbitkan. βLelaki Harimauβ menyusul di tahun 2004. Jeda sepuluh tahun, βSeperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntasβ terbit 2014. Kemudian βOβ di 2016, dan jeda kembali delapan tahun sebelum novel βAnjing Mengeong, Kucing Menggonggongβ tahun 2024 lalu. Banyak orang bilang saya produktif, faktanya saya βbaruβ menerbitkan lima novel π₯Ή
Jika ada hal menggembirakan, kelima judul novel tersebut masih bisa diperoleh di berbagai toko buku, beberapa dengan sampul baru. Terima kasih untuk semua yang telah membaca π€

Edisi Cerita Pendek:
* CORAT-CORET DI TOILET, kumpulan cerita pendek pertama saya. Edisi 2000 berisi 10 cerita. Edisi 2014 berisi 12 cerita. Edisi 2023 (dan seterusnya) berisi 15 cerita.
* GELAK SEDIH, berisi 18 cerita, 11 cerita terdapat di Corat-Coret di Toilet edisi terakhir. Tidak diterbitkan kembali.
* CINTA TAK ADA MATI, berisi 13 cerita, cetakan baru segera 2026.
* PEREMPUAN PATAH HATI YANG KEMBALI MENEMUKAN CINTA MELALUI MIMPI, berisi 15 cerita, cetakan baru segera 2026.
* SUMUR, satu cerita, edisi terbatas (akan masuk ke kumpulan cerita, jadwal terbit belum tersedia).
* MAT PISAU, satu cerita, edisi terbatas (akan masuk ke kumpulan cerita, jadwal terbit belum tersedia).
Cerita pendek favoritmu yang mana?

Selain menulis fiksi (novel, cerita pendek), saya juga menulis beberapa buku non-fiksi. βPramoedya Ananta Toer dan Sastra Realisme Sosialisβ awalnya merupakan skripsi tugas akhir di Fakultas Filsafat, Universitas Gadjah Mada (1999), sudah berganti tiga penerbit dan ini cetakan kesekian; βTragedimu Komedikuβ awalnya merupakan kolom rutin dan lepasan di Jawa Pos, terentang dari 2018 hingga 2022; buku kembar βSenyap yang Lebih Nyaringβ + βUsaha Menulis Silsilah Bacaanβ berasal dari blog saya, terentang dari 2008-2019. Sebagian besar ngomongin buku-buku yang saya baca, tadinya hendak menerbitkannya dalam satu jilid, tapi ternyata terlalu tebal (masing-masing buku lebih dari 400 halaman). Buku ini sudah diterbitkan oleh dua penerbit berbeda, yang terkini baru saja terbit. Semua buku masih tersedia di toko buku atau reseller daring.
Tentu di tahun-tahun ke depan, selain novel dan cerita pendek, saya berharap bisa menerbitkan non-fiksi jenis lainnya. Ada yang mau kasih ide nulis apa? Biografi seseorang? Catatan perjalanan (mungkin macam Travels with Charley)? Jurnalisme naratif? Tulis di kometar ππ

Selain menulis fiksi (novel, cerita pendek), saya juga menulis beberapa buku non-fiksi. βPramoedya Ananta Toer dan Sastra Realisme Sosialisβ awalnya merupakan skripsi tugas akhir di Fakultas Filsafat, Universitas Gadjah Mada (1999), sudah berganti tiga penerbit dan ini cetakan kesekian; βTragedimu Komedikuβ awalnya merupakan kolom rutin dan lepasan di Jawa Pos, terentang dari 2018 hingga 2022; buku kembar βSenyap yang Lebih Nyaringβ + βUsaha Menulis Silsilah Bacaanβ berasal dari blog saya, terentang dari 2008-2019. Sebagian besar ngomongin buku-buku yang saya baca, tadinya hendak menerbitkannya dalam satu jilid, tapi ternyata terlalu tebal (masing-masing buku lebih dari 400 halaman). Buku ini sudah diterbitkan oleh dua penerbit berbeda, yang terkini baru saja terbit. Semua buku masih tersedia di toko buku atau reseller daring.
Tentu di tahun-tahun ke depan, selain novel dan cerita pendek, saya berharap bisa menerbitkan non-fiksi jenis lainnya. Ada yang mau kasih ide nulis apa? Biografi seseorang? Catatan perjalanan (mungkin macam Travels with Charley)? Jurnalisme naratif? Tulis di kometar ππ

Selain menulis fiksi (novel, cerita pendek), saya juga menulis beberapa buku non-fiksi. βPramoedya Ananta Toer dan Sastra Realisme Sosialisβ awalnya merupakan skripsi tugas akhir di Fakultas Filsafat, Universitas Gadjah Mada (1999), sudah berganti tiga penerbit dan ini cetakan kesekian; βTragedimu Komedikuβ awalnya merupakan kolom rutin dan lepasan di Jawa Pos, terentang dari 2018 hingga 2022; buku kembar βSenyap yang Lebih Nyaringβ + βUsaha Menulis Silsilah Bacaanβ berasal dari blog saya, terentang dari 2008-2019. Sebagian besar ngomongin buku-buku yang saya baca, tadinya hendak menerbitkannya dalam satu jilid, tapi ternyata terlalu tebal (masing-masing buku lebih dari 400 halaman). Buku ini sudah diterbitkan oleh dua penerbit berbeda, yang terkini baru saja terbit. Semua buku masih tersedia di toko buku atau reseller daring.
Tentu di tahun-tahun ke depan, selain novel dan cerita pendek, saya berharap bisa menerbitkan non-fiksi jenis lainnya. Ada yang mau kasih ide nulis apa? Biografi seseorang? Catatan perjalanan (mungkin macam Travels with Charley)? Jurnalisme naratif? Tulis di kometar ππ

Selain menulis fiksi (novel, cerita pendek), saya juga menulis beberapa buku non-fiksi. βPramoedya Ananta Toer dan Sastra Realisme Sosialisβ awalnya merupakan skripsi tugas akhir di Fakultas Filsafat, Universitas Gadjah Mada (1999), sudah berganti tiga penerbit dan ini cetakan kesekian; βTragedimu Komedikuβ awalnya merupakan kolom rutin dan lepasan di Jawa Pos, terentang dari 2018 hingga 2022; buku kembar βSenyap yang Lebih Nyaringβ + βUsaha Menulis Silsilah Bacaanβ berasal dari blog saya, terentang dari 2008-2019. Sebagian besar ngomongin buku-buku yang saya baca, tadinya hendak menerbitkannya dalam satu jilid, tapi ternyata terlalu tebal (masing-masing buku lebih dari 400 halaman). Buku ini sudah diterbitkan oleh dua penerbit berbeda, yang terkini baru saja terbit. Semua buku masih tersedia di toko buku atau reseller daring.
Tentu di tahun-tahun ke depan, selain novel dan cerita pendek, saya berharap bisa menerbitkan non-fiksi jenis lainnya. Ada yang mau kasih ide nulis apa? Biografi seseorang? Catatan perjalanan (mungkin macam Travels with Charley)? Jurnalisme naratif? Tulis di kometar ππ

Kabar gembira untuk teman-teman komunitas di Manado! π hari Jumat, 5 Juni 2026 mendatang, akan ada acara Dinner & Discourse: Kritik atas Karya-karya Eka Kurniawan. Kita bakal bacarita langsung bersama @gnolbo dan komunitas-komunitas di Manado!
Bagi teman-teman komunitas yang telah menerima undangan, persiapkan pertanyaan dan buku favoritmu! Mari berkumpul bersama π
π¨ Catatan penting: acara ini bersifat terbatas (hanya untuk undangan).

Kabar gembira untuk teman-teman komunitas di Manado! π hari Jumat, 5 Juni 2026 mendatang, akan ada acara Dinner & Discourse: Kritik atas Karya-karya Eka Kurniawan. Kita bakal bacarita langsung bersama @gnolbo dan komunitas-komunitas di Manado!
Bagi teman-teman komunitas yang telah menerima undangan, persiapkan pertanyaan dan buku favoritmu! Mari berkumpul bersama π
π¨ Catatan penting: acara ini bersifat terbatas (hanya untuk undangan).

"Penjahat besar yang keji, bengis, kotor, dan bau neraka memang susah dikalahkan dan susah mati."
Eka Kurniawan dan ambisinya untuk selalu membuatku hanyut dalam karyanya HAHAHA. Corat-coret di Toilet patut kuucapkan terima kasih karena menarikku dari kubangan reading slump.
Aku pernah bilang, Eka selalu membuka karyanya dengan kalimat ngang ngeng ngong, di kumpulan cerpen ini juga sama. Asli, aku selalu tersenyum setiap memulai cerpen baru di buku ijo ini.
Tema utama sebenarnya sama; realis--yang memanglah sangat Eka--, tapi sensasinya berbeda setiap baca. Ada perasaan getir, kesal, marah, pilu, sedih, senyum-senyum, sampai berapi-api. Bayangkan, aku mendapatkan itu semua dari buku yang bahkan gak sampai 200 halaman!
Cerpen favoritku? Banyak lagi! Tapi tema yang paling kusukai adalah memaki para manusia-manusia nyawit! Sedih sebenarnya, Eka bahkan membuat cerpen-cerpen di era berbeda tapi masih membara sampai sekarang. Sial.
#FafaBacaBuku
#FafaNgesastra

"Penjahat besar yang keji, bengis, kotor, dan bau neraka memang susah dikalahkan dan susah mati."
Eka Kurniawan dan ambisinya untuk selalu membuatku hanyut dalam karyanya HAHAHA. Corat-coret di Toilet patut kuucapkan terima kasih karena menarikku dari kubangan reading slump.
Aku pernah bilang, Eka selalu membuka karyanya dengan kalimat ngang ngeng ngong, di kumpulan cerpen ini juga sama. Asli, aku selalu tersenyum setiap memulai cerpen baru di buku ijo ini.
Tema utama sebenarnya sama; realis--yang memanglah sangat Eka--, tapi sensasinya berbeda setiap baca. Ada perasaan getir, kesal, marah, pilu, sedih, senyum-senyum, sampai berapi-api. Bayangkan, aku mendapatkan itu semua dari buku yang bahkan gak sampai 200 halaman!
Cerpen favoritku? Banyak lagi! Tapi tema yang paling kusukai adalah memaki para manusia-manusia nyawit! Sedih sebenarnya, Eka bahkan membuat cerpen-cerpen di era berbeda tapi masih membara sampai sekarang. Sial.
#FafaBacaBuku
#FafaNgesastra

"Penjahat besar yang keji, bengis, kotor, dan bau neraka memang susah dikalahkan dan susah mati."
Eka Kurniawan dan ambisinya untuk selalu membuatku hanyut dalam karyanya HAHAHA. Corat-coret di Toilet patut kuucapkan terima kasih karena menarikku dari kubangan reading slump.
Aku pernah bilang, Eka selalu membuka karyanya dengan kalimat ngang ngeng ngong, di kumpulan cerpen ini juga sama. Asli, aku selalu tersenyum setiap memulai cerpen baru di buku ijo ini.
Tema utama sebenarnya sama; realis--yang memanglah sangat Eka--, tapi sensasinya berbeda setiap baca. Ada perasaan getir, kesal, marah, pilu, sedih, senyum-senyum, sampai berapi-api. Bayangkan, aku mendapatkan itu semua dari buku yang bahkan gak sampai 200 halaman!
Cerpen favoritku? Banyak lagi! Tapi tema yang paling kusukai adalah memaki para manusia-manusia nyawit! Sedih sebenarnya, Eka bahkan membuat cerpen-cerpen di era berbeda tapi masih membara sampai sekarang. Sial.
#FafaBacaBuku
#FafaNgesastra

"Penjahat besar yang keji, bengis, kotor, dan bau neraka memang susah dikalahkan dan susah mati."
Eka Kurniawan dan ambisinya untuk selalu membuatku hanyut dalam karyanya HAHAHA. Corat-coret di Toilet patut kuucapkan terima kasih karena menarikku dari kubangan reading slump.
Aku pernah bilang, Eka selalu membuka karyanya dengan kalimat ngang ngeng ngong, di kumpulan cerpen ini juga sama. Asli, aku selalu tersenyum setiap memulai cerpen baru di buku ijo ini.
Tema utama sebenarnya sama; realis--yang memanglah sangat Eka--, tapi sensasinya berbeda setiap baca. Ada perasaan getir, kesal, marah, pilu, sedih, senyum-senyum, sampai berapi-api. Bayangkan, aku mendapatkan itu semua dari buku yang bahkan gak sampai 200 halaman!
Cerpen favoritku? Banyak lagi! Tapi tema yang paling kusukai adalah memaki para manusia-manusia nyawit! Sedih sebenarnya, Eka bahkan membuat cerpen-cerpen di era berbeda tapi masih membara sampai sekarang. Sial.
#FafaBacaBuku
#FafaNgesastra

"Penjahat besar yang keji, bengis, kotor, dan bau neraka memang susah dikalahkan dan susah mati."
Eka Kurniawan dan ambisinya untuk selalu membuatku hanyut dalam karyanya HAHAHA. Corat-coret di Toilet patut kuucapkan terima kasih karena menarikku dari kubangan reading slump.
Aku pernah bilang, Eka selalu membuka karyanya dengan kalimat ngang ngeng ngong, di kumpulan cerpen ini juga sama. Asli, aku selalu tersenyum setiap memulai cerpen baru di buku ijo ini.
Tema utama sebenarnya sama; realis--yang memanglah sangat Eka--, tapi sensasinya berbeda setiap baca. Ada perasaan getir, kesal, marah, pilu, sedih, senyum-senyum, sampai berapi-api. Bayangkan, aku mendapatkan itu semua dari buku yang bahkan gak sampai 200 halaman!
Cerpen favoritku? Banyak lagi! Tapi tema yang paling kusukai adalah memaki para manusia-manusia nyawit! Sedih sebenarnya, Eka bahkan membuat cerpen-cerpen di era berbeda tapi masih membara sampai sekarang. Sial.
#FafaBacaBuku
#FafaNgesastra

"Penjahat besar yang keji, bengis, kotor, dan bau neraka memang susah dikalahkan dan susah mati."
Eka Kurniawan dan ambisinya untuk selalu membuatku hanyut dalam karyanya HAHAHA. Corat-coret di Toilet patut kuucapkan terima kasih karena menarikku dari kubangan reading slump.
Aku pernah bilang, Eka selalu membuka karyanya dengan kalimat ngang ngeng ngong, di kumpulan cerpen ini juga sama. Asli, aku selalu tersenyum setiap memulai cerpen baru di buku ijo ini.
Tema utama sebenarnya sama; realis--yang memanglah sangat Eka--, tapi sensasinya berbeda setiap baca. Ada perasaan getir, kesal, marah, pilu, sedih, senyum-senyum, sampai berapi-api. Bayangkan, aku mendapatkan itu semua dari buku yang bahkan gak sampai 200 halaman!
Cerpen favoritku? Banyak lagi! Tapi tema yang paling kusukai adalah memaki para manusia-manusia nyawit! Sedih sebenarnya, Eka bahkan membuat cerpen-cerpen di era berbeda tapi masih membara sampai sekarang. Sial.
#FafaBacaBuku
#FafaNgesastra
Q&A time bareng masterpiece penulis Eka Kurniawan @gnolbo ! β‘οΈπ¬
Halo #SobatRupiah Buat kamu yang pernah baca O atau Cantik Itu Luka terus mikir, βini penulisnya isinya apa sih kok bisa sekeren ini πββ
Nah, Sekarang waktunya kamu denger langsung! Karena literasi tuh nggak harus kaku kok sobat! Bisa santai, seru, dan bikin cara pandang kita naik level pelan-pelan β¨
Jangan lupa tonton Sesi Q&A sampai selesai yaa~ izinπ«·π»
#WorldBookDay2026 #perpusbikediri #EkaKurniawan #BedahBukuO
Keseruan Puncak Acara WORLD BOOK DAY 2026! β¨π
β¨Halo #SobatRupiah Perjalanan literasi @perpusbikediri di World Book Day 2026 akhirnya tiba di puncaknya melalui Bedah Buku βOβ bersama Eka Kurniawan ππβ¨
Selama se-bulan terakhir Road to World Book Day 2026 telah menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan mulai dari Berbagai Kompetisi Literasi (Fotografi, Video & Resensi Buku), Booth Edukasi Perpus di Festival Kuno Kini, Edukasi di Kediri Half Marathon, Perayaan Mei Membaca bersama Komunitas Kediri Book Party, dan Pojok Literasi di Kegiatan AROMA (Akademi Racikan Kopi Mendunia).β¨
Dan kini, seluruh perjalanan tersebut telah sampai pada Puncak Acara World Book Day 2026 melalui Bedah Buku βOβ bersama Eka Kurniawan. Sebuah kesempatan istimewa untuk menyelami karya sastra, memahami makna di balik cerita, dan melihat bagaimana tulisan mampu merefleksikan realitas sosial, budaya, serta kehidupan manusia dengan begitu kuat dan dekat. πΏπβ¨
Melalui rangkaian kegiatan ini, Perpustakaan BI Kediri percaya bahwa literasi harus terus bergerak, menjangkau lebih banyak ruang, dan tumbuh menjadi budaya yang hidup di tengah masyarakat. Karena membaca bukan hanya tentang menambah pengetahuan, tetapi juga tentang memperluas cara berpikir, membangun empati, dan menciptakan perubahan.β¨
Terima kasih kepada seluruh komunitas, peserta, pengunjung, dan semua pihak yang telah menjadi bagian dari perjalanan Road to World Book Day 2026. Semoga semangat membaca terus membumi dan menjadi inspirasi dalam setiap langkah kita ke depan. β¨π
Yuk ceritain keseruanmu di WBD kemarin! π€© β¨
#WorldBookDay2026 #PerpustakaanBIKediri #BedahBuku #EkaKurniawan

Gimana rasanya kalau terpaksa lembur, kurang tidur, lalu mulai lihat hantu?
Dari premis yang dekat dengan realita inilah Eka Kurniawan @gnolbo mulai menulis draf pertamanya.
Digarap selama hampir dua tahun bersama Edwin dan Daishi Matsunaga, film ini siap menyajikan horor yang beda dan fantastis!
#MonsterPabrikRambut, tayang 4 Juni 2026 di bioskop seluruh Indonesia!

Gimana rasanya kalau terpaksa lembur, kurang tidur, lalu mulai lihat hantu?
Dari premis yang dekat dengan realita inilah Eka Kurniawan @gnolbo mulai menulis draf pertamanya.
Digarap selama hampir dua tahun bersama Edwin dan Daishi Matsunaga, film ini siap menyajikan horor yang beda dan fantastis!
#MonsterPabrikRambut, tayang 4 Juni 2026 di bioskop seluruh Indonesia!

Gimana rasanya kalau terpaksa lembur, kurang tidur, lalu mulai lihat hantu?
Dari premis yang dekat dengan realita inilah Eka Kurniawan @gnolbo mulai menulis draf pertamanya.
Digarap selama hampir dua tahun bersama Edwin dan Daishi Matsunaga, film ini siap menyajikan horor yang beda dan fantastis!
#MonsterPabrikRambut, tayang 4 Juni 2026 di bioskop seluruh Indonesia!

Gimana rasanya kalau terpaksa lembur, kurang tidur, lalu mulai lihat hantu?
Dari premis yang dekat dengan realita inilah Eka Kurniawan @gnolbo mulai menulis draf pertamanya.
Digarap selama hampir dua tahun bersama Edwin dan Daishi Matsunaga, film ini siap menyajikan horor yang beda dan fantastis!
#MonsterPabrikRambut, tayang 4 Juni 2026 di bioskop seluruh Indonesia!
Gimana rasanya kalau terpaksa lembur, kurang tidur, lalu mulai lihat hantu?
Dari premis yang dekat dengan realita inilah Eka Kurniawan @gnolbo mulai menulis draf pertamanya.
Digarap selama hampir dua tahun bersama Edwin dan Daishi Matsunaga, film ini siap menyajikan horor yang beda dan fantastis!
#MonsterPabrikRambut, tayang 4 Juni 2026 di bioskop seluruh Indonesia!

Gimana rasanya kalau terpaksa lembur, kurang tidur, lalu mulai lihat hantu?
Dari premis yang dekat dengan realita inilah Eka Kurniawan @gnolbo mulai menulis draf pertamanya.
Digarap selama hampir dua tahun bersama Edwin dan Daishi Matsunaga, film ini siap menyajikan horor yang beda dan fantastis!
#MonsterPabrikRambut, tayang 4 Juni 2026 di bioskop seluruh Indonesia!

Tidak menyangka, acara yang niatnya booksigning dadakan bareng Eka Kurniawan @gnolbo tapi jadi rame bangeet ππ₯Ήπ€πππΌ
Terima kasih banyak buat Kediri Book Party @kdrbookparty Kak @denmas.angga yang jadi moderator, dan semua pembaca yang sudah datang ke Gramedia Kediri @gramediakdr kemarin ππΌπβ¨π
#ekakurniawan
#gramediakediri
#sastragpu
#bukugpu

Tidak menyangka, acara yang niatnya booksigning dadakan bareng Eka Kurniawan @gnolbo tapi jadi rame bangeet ππ₯Ήπ€πππΌ
Terima kasih banyak buat Kediri Book Party @kdrbookparty Kak @denmas.angga yang jadi moderator, dan semua pembaca yang sudah datang ke Gramedia Kediri @gramediakdr kemarin ππΌπβ¨π
#ekakurniawan
#gramediakediri
#sastragpu
#bukugpu

Tidak menyangka, acara yang niatnya booksigning dadakan bareng Eka Kurniawan @gnolbo tapi jadi rame bangeet ππ₯Ήπ€πππΌ
Terima kasih banyak buat Kediri Book Party @kdrbookparty Kak @denmas.angga yang jadi moderator, dan semua pembaca yang sudah datang ke Gramedia Kediri @gramediakdr kemarin ππΌπβ¨π
#ekakurniawan
#gramediakediri
#sastragpu
#bukugpu
Tidak menyangka, acara yang niatnya booksigning dadakan bareng Eka Kurniawan @gnolbo tapi jadi rame bangeet ππ₯Ήπ€πππΌ
Terima kasih banyak buat Kediri Book Party @kdrbookparty Kak @denmas.angga yang jadi moderator, dan semua pembaca yang sudah datang ke Gramedia Kediri @gramediakdr kemarin ππΌπβ¨π
#ekakurniawan
#gramediakediri
#sastragpu
#bukugpu
Tidak menyangka, acara yang niatnya booksigning dadakan bareng Eka Kurniawan @gnolbo tapi jadi rame bangeet ππ₯Ήπ€πππΌ
Terima kasih banyak buat Kediri Book Party @kdrbookparty Kak @denmas.angga yang jadi moderator, dan semua pembaca yang sudah datang ke Gramedia Kediri @gramediakdr kemarin ππΌπβ¨π
#ekakurniawan
#gramediakediri
#sastragpu
#bukugpu

Tidak menyangka, acara yang niatnya booksigning dadakan bareng Eka Kurniawan @gnolbo tapi jadi rame bangeet ππ₯Ήπ€πππΌ
Terima kasih banyak buat Kediri Book Party @kdrbookparty Kak @denmas.angga yang jadi moderator, dan semua pembaca yang sudah datang ke Gramedia Kediri @gramediakdr kemarin ππΌπβ¨π
#ekakurniawan
#gramediakediri
#sastragpu
#bukugpu

π§ποΈ Review β Sumur & Anjing Mengeong, Kucing Menggonggong β Eka Kurniawan β 4&6/12
Baru kali ini saya membaca karya Eka Kurniawan yang terkenal dengan Cantik Itu Luka, Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas, atau Lelaki Harimau.
Sumur adalah cerita sederhana mengenai cinta yang tak bisa dikejar. Buku saku ini saya baca sekali duduk karena hanya 50 halaman, mengikuti cerita Toyib dengan segumul permasalahan desa yang merenggut cintanya. Di akhir cerita, pembaca dibuat berdiskusi sendiri tentang kenapa hal tersebut bisa terjadi. Penulis menggantung dan menutup begitu saja di kalimat terakhir. Rating: 3,7/5 π
Anjing Mengeong, Kucing Menggonggong membawa saya kepada Sato Reang, anak yang hidup 16 tahun dikekang, dicekoki agama yang tidak ia inginkan. Buku ini bicara tentang keterikatan ayah dan anak, serta kepedihan dari pandangan yang tak bisa diungkapkan. Saya mengkritik orang tua yang terlalu mengekang anak. Kebebasan berekspresi dan berpendapat tetap perlu, dengan batasan yang sewajarnya. Sayangnya, gaya penulisan Eka Kurniawan yang sangat nyastra dan percampuran sudut pandang orang pertama dan ketiga membuat saya sempat berhenti di seperempat buku. Unik, tetapi membingungkan. Rating: 3/5 π
π Full review at Goodreads @__zakabuku
#kubusetengahtujuh #komunitasbukuseru #bukugpu #EkaKurniawan

π§ποΈ Review β Sumur & Anjing Mengeong, Kucing Menggonggong β Eka Kurniawan β 4&6/12
Baru kali ini saya membaca karya Eka Kurniawan yang terkenal dengan Cantik Itu Luka, Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas, atau Lelaki Harimau.
Sumur adalah cerita sederhana mengenai cinta yang tak bisa dikejar. Buku saku ini saya baca sekali duduk karena hanya 50 halaman, mengikuti cerita Toyib dengan segumul permasalahan desa yang merenggut cintanya. Di akhir cerita, pembaca dibuat berdiskusi sendiri tentang kenapa hal tersebut bisa terjadi. Penulis menggantung dan menutup begitu saja di kalimat terakhir. Rating: 3,7/5 π
Anjing Mengeong, Kucing Menggonggong membawa saya kepada Sato Reang, anak yang hidup 16 tahun dikekang, dicekoki agama yang tidak ia inginkan. Buku ini bicara tentang keterikatan ayah dan anak, serta kepedihan dari pandangan yang tak bisa diungkapkan. Saya mengkritik orang tua yang terlalu mengekang anak. Kebebasan berekspresi dan berpendapat tetap perlu, dengan batasan yang sewajarnya. Sayangnya, gaya penulisan Eka Kurniawan yang sangat nyastra dan percampuran sudut pandang orang pertama dan ketiga membuat saya sempat berhenti di seperempat buku. Unik, tetapi membingungkan. Rating: 3/5 π
π Full review at Goodreads @__zakabuku
#kubusetengahtujuh #komunitasbukuseru #bukugpu #EkaKurniawan

π§ποΈ Review β Sumur & Anjing Mengeong, Kucing Menggonggong β Eka Kurniawan β 4&6/12
Baru kali ini saya membaca karya Eka Kurniawan yang terkenal dengan Cantik Itu Luka, Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas, atau Lelaki Harimau.
Sumur adalah cerita sederhana mengenai cinta yang tak bisa dikejar. Buku saku ini saya baca sekali duduk karena hanya 50 halaman, mengikuti cerita Toyib dengan segumul permasalahan desa yang merenggut cintanya. Di akhir cerita, pembaca dibuat berdiskusi sendiri tentang kenapa hal tersebut bisa terjadi. Penulis menggantung dan menutup begitu saja di kalimat terakhir. Rating: 3,7/5 π
Anjing Mengeong, Kucing Menggonggong membawa saya kepada Sato Reang, anak yang hidup 16 tahun dikekang, dicekoki agama yang tidak ia inginkan. Buku ini bicara tentang keterikatan ayah dan anak, serta kepedihan dari pandangan yang tak bisa diungkapkan. Saya mengkritik orang tua yang terlalu mengekang anak. Kebebasan berekspresi dan berpendapat tetap perlu, dengan batasan yang sewajarnya. Sayangnya, gaya penulisan Eka Kurniawan yang sangat nyastra dan percampuran sudut pandang orang pertama dan ketiga membuat saya sempat berhenti di seperempat buku. Unik, tetapi membingungkan. Rating: 3/5 π
π Full review at Goodreads @__zakabuku
#kubusetengahtujuh #komunitasbukuseru #bukugpu #EkaKurniawan

π§ποΈ Review β Sumur & Anjing Mengeong, Kucing Menggonggong β Eka Kurniawan β 4&6/12
Baru kali ini saya membaca karya Eka Kurniawan yang terkenal dengan Cantik Itu Luka, Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas, atau Lelaki Harimau.
Sumur adalah cerita sederhana mengenai cinta yang tak bisa dikejar. Buku saku ini saya baca sekali duduk karena hanya 50 halaman, mengikuti cerita Toyib dengan segumul permasalahan desa yang merenggut cintanya. Di akhir cerita, pembaca dibuat berdiskusi sendiri tentang kenapa hal tersebut bisa terjadi. Penulis menggantung dan menutup begitu saja di kalimat terakhir. Rating: 3,7/5 π
Anjing Mengeong, Kucing Menggonggong membawa saya kepada Sato Reang, anak yang hidup 16 tahun dikekang, dicekoki agama yang tidak ia inginkan. Buku ini bicara tentang keterikatan ayah dan anak, serta kepedihan dari pandangan yang tak bisa diungkapkan. Saya mengkritik orang tua yang terlalu mengekang anak. Kebebasan berekspresi dan berpendapat tetap perlu, dengan batasan yang sewajarnya. Sayangnya, gaya penulisan Eka Kurniawan yang sangat nyastra dan percampuran sudut pandang orang pertama dan ketiga membuat saya sempat berhenti di seperempat buku. Unik, tetapi membingungkan. Rating: 3/5 π
π Full review at Goodreads @__zakabuku
#kubusetengahtujuh #komunitasbukuseru #bukugpu #EkaKurniawan

π§ποΈ Review β Sumur & Anjing Mengeong, Kucing Menggonggong β Eka Kurniawan β 4&6/12
Baru kali ini saya membaca karya Eka Kurniawan yang terkenal dengan Cantik Itu Luka, Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas, atau Lelaki Harimau.
Sumur adalah cerita sederhana mengenai cinta yang tak bisa dikejar. Buku saku ini saya baca sekali duduk karena hanya 50 halaman, mengikuti cerita Toyib dengan segumul permasalahan desa yang merenggut cintanya. Di akhir cerita, pembaca dibuat berdiskusi sendiri tentang kenapa hal tersebut bisa terjadi. Penulis menggantung dan menutup begitu saja di kalimat terakhir. Rating: 3,7/5 π
Anjing Mengeong, Kucing Menggonggong membawa saya kepada Sato Reang, anak yang hidup 16 tahun dikekang, dicekoki agama yang tidak ia inginkan. Buku ini bicara tentang keterikatan ayah dan anak, serta kepedihan dari pandangan yang tak bisa diungkapkan. Saya mengkritik orang tua yang terlalu mengekang anak. Kebebasan berekspresi dan berpendapat tetap perlu, dengan batasan yang sewajarnya. Sayangnya, gaya penulisan Eka Kurniawan yang sangat nyastra dan percampuran sudut pandang orang pertama dan ketiga membuat saya sempat berhenti di seperempat buku. Unik, tetapi membingungkan. Rating: 3/5 π
π Full review at Goodreads @__zakabuku
#kubusetengahtujuh #komunitasbukuseru #bukugpu #EkaKurniawan

π§ποΈ Review β Sumur & Anjing Mengeong, Kucing Menggonggong β Eka Kurniawan β 4&6/12
Baru kali ini saya membaca karya Eka Kurniawan yang terkenal dengan Cantik Itu Luka, Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas, atau Lelaki Harimau.
Sumur adalah cerita sederhana mengenai cinta yang tak bisa dikejar. Buku saku ini saya baca sekali duduk karena hanya 50 halaman, mengikuti cerita Toyib dengan segumul permasalahan desa yang merenggut cintanya. Di akhir cerita, pembaca dibuat berdiskusi sendiri tentang kenapa hal tersebut bisa terjadi. Penulis menggantung dan menutup begitu saja di kalimat terakhir. Rating: 3,7/5 π
Anjing Mengeong, Kucing Menggonggong membawa saya kepada Sato Reang, anak yang hidup 16 tahun dikekang, dicekoki agama yang tidak ia inginkan. Buku ini bicara tentang keterikatan ayah dan anak, serta kepedihan dari pandangan yang tak bisa diungkapkan. Saya mengkritik orang tua yang terlalu mengekang anak. Kebebasan berekspresi dan berpendapat tetap perlu, dengan batasan yang sewajarnya. Sayangnya, gaya penulisan Eka Kurniawan yang sangat nyastra dan percampuran sudut pandang orang pertama dan ketiga membuat saya sempat berhenti di seperempat buku. Unik, tetapi membingungkan. Rating: 3/5 π
π Full review at Goodreads @__zakabuku
#kubusetengahtujuh #komunitasbukuseru #bukugpu #EkaKurniawan
π KEDIRI, WE HAVE BIG NEWS! π
Siapa yang gak tahu novel mahakarya βCantik Itu Lukaβ atau kisah satir nan mendalam di buku βOβ? π€
Yes, dalam rangka merayakan World Book Day 2026, Perpustakaan Bank Indonesia Kediri bakal kedatangan langsung sang maestro di balik karya-karya keren tersebut: Eka Kurniawan! β¨
Ini kesempatan emas buat kamu para pencinta literasi di Kediri dan sekitarnya untuk ngobrol langsung, dengerin insight kepenulisan, atau mau tanda tangan penulis di buku kesayangan kalian?.
π Lokasi: Grand Panglima Ballroom
π Save the date! Senin, 25 Mei 2026
π€ waktu : pukul 09:00 s.d 12:30 WIB
Kuota terbatas banget! (Bagi 200 peserta yang sudah terdaftar).
See You, β¦π
#WorldBookDay #EkaKurniawan #PerpustakaanBIKediri #CantikItu Luka #buku
Story-save.com is an intuitive online tool that enables users to download and save a variety of content, including stories, photos, videos, and IGTV materials, directly from Instagram. With Story-Save, you can not only easily download diverse content from Instagram but also view it at your convenience, even without internet access. This tool is perfect for those moments when you come across something interesting on Instagram and want to save it for later viewing. Use Story-Save to ensure you don't miss the chance to take your favorite Instagram moments with you!
Avoid app downloads and sign-ups, store stories on the web.
Stories Say goodbye to poor-quality content, preserve only high-resolution Stories.
Devices Download Instagram Stories using any browser, iPhone, Android.
Absolutely no fees. Download any Story at no cost.