arga arga arga
boy guy man thing

Hari ke-2 - Sabtu, 23 Mei 2026
Hari kedua ditutup dengan pemutaran film ORIKO-GUB, karya tugas akhir Kalyanarga Rizal: Seorang pria yang berpikir bahwa ia sedang dikejar-kejar oleh sosok balon??
Menampilkan:
“ORIKO-GUB!”
Kalyanarga Rizal
16.00 - 17.30
Produksi Indonesia, 2026
20 Menit, 12 Detik
dalam bahasa Indonesia
Ruang Sinesofia, Gedung 6 Universitas Katolik Parahyangan

Hari ke-2 - Sabtu, 23 Mei 2026
Hari kedua ditutup dengan pemutaran film ORIKO-GUB, karya tugas akhir Kalyanarga Rizal: Seorang pria yang berpikir bahwa ia sedang dikejar-kejar oleh sosok balon??
Menampilkan:
“ORIKO-GUB!”
Kalyanarga Rizal
16.00 - 17.30
Produksi Indonesia, 2026
20 Menit, 12 Detik
dalam bahasa Indonesia
Ruang Sinesofia, Gedung 6 Universitas Katolik Parahyangan

Hari ke-2 - Sabtu, 23 Mei 2026
Hari kedua festival (23 Mei 2026) dimulai dengan pemutaran In Loving Memory of the Immortality of our Katabasis…karya Amalaika Priambodo, di Indeks Project Space. Film berdurasi 24 jam ini merupakan tugas akhir sarjananya di Integrated Arts UNPAR. Mengikuti 40 wawancara yang membahas rencana pemakaman, kilas balik sebelum meninggal, dan identitas yang terbangun oleh ingatan, dll. Apa yang akan terasa hilang saat mereka sudah pergi? Fragmen-fragmen apa yang tetap tertinggal? Film ini menjadi sebuah memorial bagi ingatan dan harapan masing-masing orang.
Dilanjutkan program pemutaran film “Sunshower” yang dihadiri oleh sutradara Micko Boanerges. Sunshower menggambarkan suasana tenang dan reflektif dari kehidupan sehari-hari di rumah kakek dan nenek melalui rangkaian gambar statis yang hening, di tengah gejolak pemilihan presiden Indonesia pada Februari 2024. Pemutaran “Sunshower” akan diawali dengan pemutaran film “Outside the Frame” dari sutradara sama. Bercerita tentang seorang pria yang mencari shot untuk film pendek berdurasi 5 menit sambil bercakap cakap dengan temannya di luar frame kamera.
Hari kedua ditutup dengan pemutaran film ORIKO-GUB, karya tugas akhir Kalyanarga Rizal: Seorang pria yang berpikir bahwa ia sedang dikejar-kejar oleh sosok balon??
Ketiga pemutaran akan dilengkapi dengan diskusi bersama para sutradaranya.
Menampilkan:
“In Loving Memory of the Immortality of our Katabasis…”
Amalaika Priambodo
Sabtu, 23 Mei, 13:00 - Minggu, 24 Mei, 13:00
Produksi Indonesia, 2026
24 Jam
Dalam Bahasa Indonesia
📍Indeks Project Space
“Outside the Frame”
Micko Boanerges
13:00 - 15:30
Produksi Indonesia,2023
5 Menit, 23 Detik
dalam Bahasa Indonesia
📍Auditorium GEDUNG 11 UNPAR
“Hujan Panas (Sunshower)”
Micko Boanerges
13:00 - 15:30
Produksi Indonesia, 2024
60 menit
dalam Bahasa Indonesia
📍Auditorium GEDUNG 11 UNPAR
“ORIKO-GUB!”
Kalyanarga Rizal
16.00 - 17.30
Produksi Indonesia, 2026
20 Menit, 12 Detik
dalam bahasa Indonesia
📍Ruang Sinesofia, Gedung 6 Universitas Katolik Parahyangan
LINK REGISTRASI :
https://bit.ly/DAY-2FFKKSINESOFIA2026
@mikoboanerges @amalaikapri @argorians
#ffkk #festivalfilmkecilkecilan #filmfe

Hari ke-2 - Sabtu, 23 Mei 2026
Hari kedua festival (23 Mei 2026) dimulai dengan pemutaran In Loving Memory of the Immortality of our Katabasis…karya Amalaika Priambodo, di Indeks Project Space. Film berdurasi 24 jam ini merupakan tugas akhir sarjananya di Integrated Arts UNPAR. Mengikuti 40 wawancara yang membahas rencana pemakaman, kilas balik sebelum meninggal, dan identitas yang terbangun oleh ingatan, dll. Apa yang akan terasa hilang saat mereka sudah pergi? Fragmen-fragmen apa yang tetap tertinggal? Film ini menjadi sebuah memorial bagi ingatan dan harapan masing-masing orang.
Dilanjutkan program pemutaran film “Sunshower” yang dihadiri oleh sutradara Micko Boanerges. Sunshower menggambarkan suasana tenang dan reflektif dari kehidupan sehari-hari di rumah kakek dan nenek melalui rangkaian gambar statis yang hening, di tengah gejolak pemilihan presiden Indonesia pada Februari 2024. Pemutaran “Sunshower” akan diawali dengan pemutaran film “Outside the Frame” dari sutradara sama. Bercerita tentang seorang pria yang mencari shot untuk film pendek berdurasi 5 menit sambil bercakap cakap dengan temannya di luar frame kamera.
Hari kedua ditutup dengan pemutaran film ORIKO-GUB, karya tugas akhir Kalyanarga Rizal: Seorang pria yang berpikir bahwa ia sedang dikejar-kejar oleh sosok balon??
Ketiga pemutaran akan dilengkapi dengan diskusi bersama para sutradaranya.
Menampilkan:
“In Loving Memory of the Immortality of our Katabasis…”
Amalaika Priambodo
Sabtu, 23 Mei, 13:00 - Minggu, 24 Mei, 13:00
Produksi Indonesia, 2026
24 Jam
Dalam Bahasa Indonesia
📍Indeks Project Space
“Outside the Frame”
Micko Boanerges
13:00 - 15:30
Produksi Indonesia,2023
5 Menit, 23 Detik
dalam Bahasa Indonesia
📍Auditorium GEDUNG 11 UNPAR
“Hujan Panas (Sunshower)”
Micko Boanerges
13:00 - 15:30
Produksi Indonesia, 2024
60 menit
dalam Bahasa Indonesia
📍Auditorium GEDUNG 11 UNPAR
“ORIKO-GUB!”
Kalyanarga Rizal
16.00 - 17.30
Produksi Indonesia, 2026
20 Menit, 12 Detik
dalam bahasa Indonesia
📍Ruang Sinesofia, Gedung 6 Universitas Katolik Parahyangan
LINK REGISTRASI :
https://bit.ly/DAY-2FFKKSINESOFIA2026
@mikoboanerges @amalaikapri @argorians
#ffkk #festivalfilmkecilkecilan #filmfe

Hari ke-2 - Sabtu, 23 Mei 2026
Hari kedua festival (23 Mei 2026) dimulai dengan pemutaran In Loving Memory of the Immortality of our Katabasis…karya Amalaika Priambodo, di Indeks Project Space. Film berdurasi 24 jam ini merupakan tugas akhir sarjananya di Integrated Arts UNPAR. Mengikuti 40 wawancara yang membahas rencana pemakaman, kilas balik sebelum meninggal, dan identitas yang terbangun oleh ingatan, dll. Apa yang akan terasa hilang saat mereka sudah pergi? Fragmen-fragmen apa yang tetap tertinggal? Film ini menjadi sebuah memorial bagi ingatan dan harapan masing-masing orang.
Dilanjutkan program pemutaran film “Sunshower” yang dihadiri oleh sutradara Micko Boanerges. Sunshower menggambarkan suasana tenang dan reflektif dari kehidupan sehari-hari di rumah kakek dan nenek melalui rangkaian gambar statis yang hening, di tengah gejolak pemilihan presiden Indonesia pada Februari 2024. Pemutaran “Sunshower” akan diawali dengan pemutaran film “Outside the Frame” dari sutradara sama. Bercerita tentang seorang pria yang mencari shot untuk film pendek berdurasi 5 menit sambil bercakap cakap dengan temannya di luar frame kamera.
Hari kedua ditutup dengan pemutaran film ORIKO-GUB, karya tugas akhir Kalyanarga Rizal: Seorang pria yang berpikir bahwa ia sedang dikejar-kejar oleh sosok balon??
Ketiga pemutaran akan dilengkapi dengan diskusi bersama para sutradaranya.
Menampilkan:
“In Loving Memory of the Immortality of our Katabasis…”
Amalaika Priambodo
Sabtu, 23 Mei, 13:00 - Minggu, 24 Mei, 13:00
Produksi Indonesia, 2026
24 Jam
Dalam Bahasa Indonesia
📍Indeks Project Space
“Outside the Frame”
Micko Boanerges
13:00 - 15:30
Produksi Indonesia,2023
5 Menit, 23 Detik
dalam Bahasa Indonesia
📍Auditorium GEDUNG 11 UNPAR
“Hujan Panas (Sunshower)”
Micko Boanerges
13:00 - 15:30
Produksi Indonesia, 2024
60 menit
dalam Bahasa Indonesia
📍Auditorium GEDUNG 11 UNPAR
“ORIKO-GUB!”
Kalyanarga Rizal
16.00 - 17.30
Produksi Indonesia, 2026
20 Menit, 12 Detik
dalam bahasa Indonesia
📍Ruang Sinesofia, Gedung 6 Universitas Katolik Parahyangan
LINK REGISTRASI :
https://bit.ly/DAY-2FFKKSINESOFIA2026
@mikoboanerges @amalaikapri @argorians
#ffkk #festivalfilmkecilkecilan #filmfe

Hari ke-2 - Sabtu, 23 Mei 2026
Hari kedua festival (23 Mei 2026) dimulai dengan pemutaran In Loving Memory of the Immortality of our Katabasis…karya Amalaika Priambodo, di Indeks Project Space. Film berdurasi 24 jam ini merupakan tugas akhir sarjananya di Integrated Arts UNPAR. Mengikuti 40 wawancara yang membahas rencana pemakaman, kilas balik sebelum meninggal, dan identitas yang terbangun oleh ingatan, dll. Apa yang akan terasa hilang saat mereka sudah pergi? Fragmen-fragmen apa yang tetap tertinggal? Film ini menjadi sebuah memorial bagi ingatan dan harapan masing-masing orang.
Dilanjutkan program pemutaran film “Sunshower” yang dihadiri oleh sutradara Micko Boanerges. Sunshower menggambarkan suasana tenang dan reflektif dari kehidupan sehari-hari di rumah kakek dan nenek melalui rangkaian gambar statis yang hening, di tengah gejolak pemilihan presiden Indonesia pada Februari 2024. Pemutaran “Sunshower” akan diawali dengan pemutaran film “Outside the Frame” dari sutradara sama. Bercerita tentang seorang pria yang mencari shot untuk film pendek berdurasi 5 menit sambil bercakap cakap dengan temannya di luar frame kamera.
Hari kedua ditutup dengan pemutaran film ORIKO-GUB, karya tugas akhir Kalyanarga Rizal: Seorang pria yang berpikir bahwa ia sedang dikejar-kejar oleh sosok balon??
Ketiga pemutaran akan dilengkapi dengan diskusi bersama para sutradaranya.
Menampilkan:
“In Loving Memory of the Immortality of our Katabasis…”
Amalaika Priambodo
Sabtu, 23 Mei, 13:00 - Minggu, 24 Mei, 13:00
Produksi Indonesia, 2026
24 Jam
Dalam Bahasa Indonesia
📍Indeks Project Space
“Outside the Frame”
Micko Boanerges
13:00 - 15:30
Produksi Indonesia,2023
5 Menit, 23 Detik
dalam Bahasa Indonesia
📍Auditorium GEDUNG 11 UNPAR
“Hujan Panas (Sunshower)”
Micko Boanerges
13:00 - 15:30
Produksi Indonesia, 2024
60 menit
dalam Bahasa Indonesia
📍Auditorium GEDUNG 11 UNPAR
“ORIKO-GUB!”
Kalyanarga Rizal
16.00 - 17.30
Produksi Indonesia, 2026
20 Menit, 12 Detik
dalam bahasa Indonesia
📍Ruang Sinesofia, Gedung 6 Universitas Katolik Parahyangan
LINK REGISTRASI :
https://bit.ly/DAY-2FFKKSINESOFIA2026
@mikoboanerges @amalaikapri @argorians
#ffkk #festivalfilmkecilkecilan #filmfe

Hari ke-2 - Sabtu, 23 Mei 2026
Hari kedua festival (23 Mei 2026) dimulai dengan pemutaran In Loving Memory of the Immortality of our Katabasis…karya Amalaika Priambodo, di Indeks Project Space. Film berdurasi 24 jam ini merupakan tugas akhir sarjananya di Integrated Arts UNPAR. Mengikuti 40 wawancara yang membahas rencana pemakaman, kilas balik sebelum meninggal, dan identitas yang terbangun oleh ingatan, dll. Apa yang akan terasa hilang saat mereka sudah pergi? Fragmen-fragmen apa yang tetap tertinggal? Film ini menjadi sebuah memorial bagi ingatan dan harapan masing-masing orang.
Dilanjutkan program pemutaran film “Sunshower” yang dihadiri oleh sutradara Micko Boanerges. Sunshower menggambarkan suasana tenang dan reflektif dari kehidupan sehari-hari di rumah kakek dan nenek melalui rangkaian gambar statis yang hening, di tengah gejolak pemilihan presiden Indonesia pada Februari 2024. Pemutaran “Sunshower” akan diawali dengan pemutaran film “Outside the Frame” dari sutradara sama. Bercerita tentang seorang pria yang mencari shot untuk film pendek berdurasi 5 menit sambil bercakap cakap dengan temannya di luar frame kamera.
Hari kedua ditutup dengan pemutaran film ORIKO-GUB, karya tugas akhir Kalyanarga Rizal: Seorang pria yang berpikir bahwa ia sedang dikejar-kejar oleh sosok balon??
Ketiga pemutaran akan dilengkapi dengan diskusi bersama para sutradaranya.
Menampilkan:
“In Loving Memory of the Immortality of our Katabasis…”
Amalaika Priambodo
Sabtu, 23 Mei, 13:00 - Minggu, 24 Mei, 13:00
Produksi Indonesia, 2026
24 Jam
Dalam Bahasa Indonesia
📍Indeks Project Space
“Outside the Frame”
Micko Boanerges
13:00 - 15:30
Produksi Indonesia,2023
5 Menit, 23 Detik
dalam Bahasa Indonesia
📍Auditorium GEDUNG 11 UNPAR
“Hujan Panas (Sunshower)”
Micko Boanerges
13:00 - 15:30
Produksi Indonesia, 2024
60 menit
dalam Bahasa Indonesia
📍Auditorium GEDUNG 11 UNPAR
“ORIKO-GUB!”
Kalyanarga Rizal
16.00 - 17.30
Produksi Indonesia, 2026
20 Menit, 12 Detik
dalam bahasa Indonesia
📍Ruang Sinesofia, Gedung 6 Universitas Katolik Parahyangan
LINK REGISTRASI :
https://bit.ly/DAY-2FFKKSINESOFIA2026
@mikoboanerges @amalaikapri @argorians
#ffkk #festivalfilmkecilkecilan #filmfe
Kita kenalan sama @argorians, mahasiswa @iaunpar yang menjadi direktur visual Parchestra. Arga dan tim nya bekerja mengatur aspek visual dalam pertunjukan, khususnya tampilan layar, dan juga pengaturan lampu.
Jadi guys kalo mau dateng ke Tjap Sahabat mengalami pameran "Udah Sampe Sini Aja Udah Rejeki" yamg diperpanjang sampe tanggal 15 (16 nya beberes)
Fathan ngasih tau gimana mengapresiasi/berinteraksi/mengalami karya-karya
gitu caranya :
ngintiiiipppp
#pameranseni #gratis #bandung #ussaur

Kamus Spektakel
Kalyanarga Rizal
Video
1 Menit 53 Detik
Studio Poetika Intereksperiensial
2025
Arga adalah seorang mahasiswa semester kelima Studi Humanitas. Proyeknya merupakan sebuah eksperimen terhadap memori, refleksi, dan pemaknaan. Saat kita mengingat, kita sedang merefleksikan sebuah memori secara terus-menerus, berulang kali. Setiap kali mengingat, sebuah konteks baru ditambahkan pada refleksi memori tersebut. Hasil dari refleksi memori tersebut adalah pemaknaan. Dan pemaknaanlah yang sebenarnya membangun karakter kita di saat ini.
Lewat “Kamus Spektakel”, Arga ingin mengajak kita untuk merefleksikan memori-memori dan mencari makna-makna di dalamnya. Melalui film dan tontonan lainnya sebagai bahasa yang banyak kita alami, eksperimen ini bertujuan untuk mengumpulkan refleksi dan makna kita untuk membentuk suatu kamus. Kamus yang berisi berbagai pemaknaan dari banyak memori kita yang saling bersentuhan dan juga saling memaknai.

Kamus Spektakel
Kalyanarga Rizal
Video
1 Menit 53 Detik
Studio Poetika Intereksperiensial
2025
Arga adalah seorang mahasiswa semester kelima Studi Humanitas. Proyeknya merupakan sebuah eksperimen terhadap memori, refleksi, dan pemaknaan. Saat kita mengingat, kita sedang merefleksikan sebuah memori secara terus-menerus, berulang kali. Setiap kali mengingat, sebuah konteks baru ditambahkan pada refleksi memori tersebut. Hasil dari refleksi memori tersebut adalah pemaknaan. Dan pemaknaanlah yang sebenarnya membangun karakter kita di saat ini.
Lewat “Kamus Spektakel”, Arga ingin mengajak kita untuk merefleksikan memori-memori dan mencari makna-makna di dalamnya. Melalui film dan tontonan lainnya sebagai bahasa yang banyak kita alami, eksperimen ini bertujuan untuk mengumpulkan refleksi dan makna kita untuk membentuk suatu kamus. Kamus yang berisi berbagai pemaknaan dari banyak memori kita yang saling bersentuhan dan juga saling memaknai.
argorians pake kacamata buat proyek studio
tolong minta tanggapan makasih
argorians pake kacamata buat proyek studio
tolong minta tanggapan makasih
argorians pake kacamata buat proyek studio
tolong minta tanggapan makasih

dear future self,
this is what we looked like in 2024
please dont cringe too hard
you might be bald so-
love, 2024 arga.

dear future self,
this is what we looked like in 2024
please dont cringe too hard
you might be bald so-
love, 2024 arga.

dear future self,
this is what we looked like in 2024
please dont cringe too hard
you might be bald so-
love, 2024 arga.

dear future self,
this is what we looked like in 2024
please dont cringe too hard
you might be bald so-
love, 2024 arga.

dear future self,
this is what we looked like in 2024
please dont cringe too hard
you might be bald so-
love, 2024 arga.

dear future self,
this is what we looked like in 2024
please dont cringe too hard
you might be bald so-
love, 2024 arga.

dear future self,
this is what we looked like in 2024
please dont cringe too hard
you might be bald so-
love, 2024 arga.

cikapundung to citarum, a 25 km(ish) walk.
with
@iaunpar
@susurbaur
exhausting, terrifying, chaotic fun.

cikapundung to citarum, a 25 km(ish) walk.
with
@iaunpar
@susurbaur
exhausting, terrifying, chaotic fun.

cikapundung to citarum, a 25 km(ish) walk.
with
@iaunpar
@susurbaur
exhausting, terrifying, chaotic fun.

cikapundung to citarum, a 25 km(ish) walk.
with
@iaunpar
@susurbaur
exhausting, terrifying, chaotic fun.

cikapundung to citarum, a 25 km(ish) walk.
with
@iaunpar
@susurbaur
exhausting, terrifying, chaotic fun.

cikapundung to citarum, a 25 km(ish) walk.
with
@iaunpar
@susurbaur
exhausting, terrifying, chaotic fun.

cikapundung to citarum, a 25 km(ish) walk.
with
@iaunpar
@susurbaur
exhausting, terrifying, chaotic fun.

cikapundung to citarum, a 25 km(ish) walk.
with
@iaunpar
@susurbaur
exhausting, terrifying, chaotic fun.
Story-save.com is an intuitive online tool that enables users to download and save a variety of content, including stories, photos, videos, and IGTV materials, directly from Instagram. With Story-Save, you can not only easily download diverse content from Instagram but also view it at your convenience, even without internet access. This tool is perfect for those moments when you come across something interesting on Instagram and want to save it for later viewing. Use Story-Save to ensure you don't miss the chance to take your favorite Instagram moments with you!
Avoid app downloads and sign-ups, store stories on the web.
Stories Say goodbye to poor-quality content, preserve only high-resolution Stories.
Devices Download Instagram Stories using any browser, iPhone, Android.
Absolutely no fees. Download any Story at no cost.