Sharon Sitania
dreamer//storyteller

Jazz, Assault & Trauma.
Untuk pertama kali, kami membagikan cuplikan visual dari Sisa Dini Hari (2026), film pendek pertamaku sebagai penulis dan sutradara.
Film ini memiliki akar yang sangat personal, tentang trauma kekerasan seksual, khususnya di dunia hiburan. Sebagai seorang penyintas dengan pelaku yang merupakan seorang musisi, aku jadi memahami bagaimana banyak korban harus diam dan menelan kembali rasa sakit demi karier, relasi, reputasi, dan sistem yang cenderung menormalisasi kekerasan.
Walaupun fiksi, Sisa Dini Hari (2026) menjadi ruang bagiku untuk berbicara, sekaligus bertujuan untuk menjadi representasi bagi banyak penyintas yang pernah merasa tidak dapat bersuara atau didengar.
Semoga sekecil apa pun langkahnya, film ini dapat memantik dialog, kesadaran, empati, dan dampak positif terhadap isu kekerasan seksual, khususnya dalam industri hiburan.
Mohon doa dan dukungannya agar karya ini bisa menemukan jalannya dan bertemu dengan orang-orang yang membutuhkan ceritanya, ya!
Dengan cinta dan terima kasih,
kami mempersembahkan:
Sharon Sitania sebagai Vinasha, dan
Tegar Brahmanastrya sebagai Jordi
Produser Eksekutif: Beta Anggini
Produser: Kekasih Bening Swara
Ko-Produser: Adinda Nindyachandra
Sutradara & Penulis: Kala
Asisten Sutradara: Kidung Ayu P
Penata Gambar: Dian Alicia
Penata Artistik: Salsabiila Amari
Asisten Kamera: Fajar Ramdhany
Penata Cahaya: Arjuna Asa
Teknisi Tata Cahaya: Kevin Jonar
Perekam & Penata Suara: Ameera Rachman
Operator Boom: Kathleen Ivanka
Penyunting Gambar: Jasmine Zara
Tata Rias & Busana: Jenna Andriani
Clapper: Yasmin Nafisah
Dokumentasi Behind The Scenes: Samuel Lau & Samuel Elkana
Lokasi didukung oleh Claresta Taufan
Penataan Warna didukung oleh Klöver Film Grant 2026
Direktur Program: Yulia Anggraeni
Kepala Pemrogram: Zharfan Firdaus Dimasvianto
Manajer Operasional: Tantyo Satria Wibowo
Pemrogram: Arya Ghaneca & Ichsan Maulana
Pengarah Teknis: Dimas Putra Perdana
Magang: Kenneth Emmanuel
Produser Penata Warna: Zharfan Firdaus Dimasvianto
Penata Warna: Yulia Anggraeni
Asisten Penata Warna: Kenneth Emmanuel
Pengelola Data & Penyunting Akhir Gambar: Kenneth Emmanuel
Sisa Dini Hari (2026)
© Pada Suatu Karya

Jazz, Assault & Trauma.
Untuk pertama kali, kami membagikan cuplikan visual dari Sisa Dini Hari (2026), film pendek pertamaku sebagai penulis dan sutradara.
Film ini memiliki akar yang sangat personal, tentang trauma kekerasan seksual, khususnya di dunia hiburan. Sebagai seorang penyintas dengan pelaku yang merupakan seorang musisi, aku jadi memahami bagaimana banyak korban harus diam dan menelan kembali rasa sakit demi karier, relasi, reputasi, dan sistem yang cenderung menormalisasi kekerasan.
Walaupun fiksi, Sisa Dini Hari (2026) menjadi ruang bagiku untuk berbicara, sekaligus bertujuan untuk menjadi representasi bagi banyak penyintas yang pernah merasa tidak dapat bersuara atau didengar.
Semoga sekecil apa pun langkahnya, film ini dapat memantik dialog, kesadaran, empati, dan dampak positif terhadap isu kekerasan seksual, khususnya dalam industri hiburan.
Mohon doa dan dukungannya agar karya ini bisa menemukan jalannya dan bertemu dengan orang-orang yang membutuhkan ceritanya, ya!
Dengan cinta dan terima kasih,
kami mempersembahkan:
Sharon Sitania sebagai Vinasha, dan
Tegar Brahmanastrya sebagai Jordi
Produser Eksekutif: Beta Anggini
Produser: Kekasih Bening Swara
Ko-Produser: Adinda Nindyachandra
Sutradara & Penulis: Kala
Asisten Sutradara: Kidung Ayu P
Penata Gambar: Dian Alicia
Penata Artistik: Salsabiila Amari
Asisten Kamera: Fajar Ramdhany
Penata Cahaya: Arjuna Asa
Teknisi Tata Cahaya: Kevin Jonar
Perekam & Penata Suara: Ameera Rachman
Operator Boom: Kathleen Ivanka
Penyunting Gambar: Jasmine Zara
Tata Rias & Busana: Jenna Andriani
Clapper: Yasmin Nafisah
Dokumentasi Behind The Scenes: Samuel Lau & Samuel Elkana
Lokasi didukung oleh Claresta Taufan
Penataan Warna didukung oleh Klöver Film Grant 2026
Direktur Program: Yulia Anggraeni
Kepala Pemrogram: Zharfan Firdaus Dimasvianto
Manajer Operasional: Tantyo Satria Wibowo
Pemrogram: Arya Ghaneca & Ichsan Maulana
Pengarah Teknis: Dimas Putra Perdana
Magang: Kenneth Emmanuel
Produser Penata Warna: Zharfan Firdaus Dimasvianto
Penata Warna: Yulia Anggraeni
Asisten Penata Warna: Kenneth Emmanuel
Pengelola Data & Penyunting Akhir Gambar: Kenneth Emmanuel
Sisa Dini Hari (2026)
© Pada Suatu Karya

Jazz, Assault & Trauma.
Untuk pertama kali, kami membagikan cuplikan visual dari Sisa Dini Hari (2026), film pendek pertamaku sebagai penulis dan sutradara.
Film ini memiliki akar yang sangat personal, tentang trauma kekerasan seksual, khususnya di dunia hiburan. Sebagai seorang penyintas dengan pelaku yang merupakan seorang musisi, aku jadi memahami bagaimana banyak korban harus diam dan menelan kembali rasa sakit demi karier, relasi, reputasi, dan sistem yang cenderung menormalisasi kekerasan.
Walaupun fiksi, Sisa Dini Hari (2026) menjadi ruang bagiku untuk berbicara, sekaligus bertujuan untuk menjadi representasi bagi banyak penyintas yang pernah merasa tidak dapat bersuara atau didengar.
Semoga sekecil apa pun langkahnya, film ini dapat memantik dialog, kesadaran, empati, dan dampak positif terhadap isu kekerasan seksual, khususnya dalam industri hiburan.
Mohon doa dan dukungannya agar karya ini bisa menemukan jalannya dan bertemu dengan orang-orang yang membutuhkan ceritanya, ya!
Dengan cinta dan terima kasih,
kami mempersembahkan:
Sharon Sitania sebagai Vinasha, dan
Tegar Brahmanastrya sebagai Jordi
Produser Eksekutif: Beta Anggini
Produser: Kekasih Bening Swara
Ko-Produser: Adinda Nindyachandra
Sutradara & Penulis: Kala
Asisten Sutradara: Kidung Ayu P
Penata Gambar: Dian Alicia
Penata Artistik: Salsabiila Amari
Asisten Kamera: Fajar Ramdhany
Penata Cahaya: Arjuna Asa
Teknisi Tata Cahaya: Kevin Jonar
Perekam & Penata Suara: Ameera Rachman
Operator Boom: Kathleen Ivanka
Penyunting Gambar: Jasmine Zara
Tata Rias & Busana: Jenna Andriani
Clapper: Yasmin Nafisah
Dokumentasi Behind The Scenes: Samuel Lau & Samuel Elkana
Lokasi didukung oleh Claresta Taufan
Penataan Warna didukung oleh Klöver Film Grant 2026
Direktur Program: Yulia Anggraeni
Kepala Pemrogram: Zharfan Firdaus Dimasvianto
Manajer Operasional: Tantyo Satria Wibowo
Pemrogram: Arya Ghaneca & Ichsan Maulana
Pengarah Teknis: Dimas Putra Perdana
Magang: Kenneth Emmanuel
Produser Penata Warna: Zharfan Firdaus Dimasvianto
Penata Warna: Yulia Anggraeni
Asisten Penata Warna: Kenneth Emmanuel
Pengelola Data & Penyunting Akhir Gambar: Kenneth Emmanuel
Sisa Dini Hari (2026)
© Pada Suatu Karya

Jazz, Assault & Trauma.
Untuk pertama kali, kami membagikan cuplikan visual dari Sisa Dini Hari (2026), film pendek pertamaku sebagai penulis dan sutradara.
Film ini memiliki akar yang sangat personal, tentang trauma kekerasan seksual, khususnya di dunia hiburan. Sebagai seorang penyintas dengan pelaku yang merupakan seorang musisi, aku jadi memahami bagaimana banyak korban harus diam dan menelan kembali rasa sakit demi karier, relasi, reputasi, dan sistem yang cenderung menormalisasi kekerasan.
Walaupun fiksi, Sisa Dini Hari (2026) menjadi ruang bagiku untuk berbicara, sekaligus bertujuan untuk menjadi representasi bagi banyak penyintas yang pernah merasa tidak dapat bersuara atau didengar.
Semoga sekecil apa pun langkahnya, film ini dapat memantik dialog, kesadaran, empati, dan dampak positif terhadap isu kekerasan seksual, khususnya dalam industri hiburan.
Mohon doa dan dukungannya agar karya ini bisa menemukan jalannya dan bertemu dengan orang-orang yang membutuhkan ceritanya, ya!
Dengan cinta dan terima kasih,
kami mempersembahkan:
Sharon Sitania sebagai Vinasha, dan
Tegar Brahmanastrya sebagai Jordi
Produser Eksekutif: Beta Anggini
Produser: Kekasih Bening Swara
Ko-Produser: Adinda Nindyachandra
Sutradara & Penulis: Kala
Asisten Sutradara: Kidung Ayu P
Penata Gambar: Dian Alicia
Penata Artistik: Salsabiila Amari
Asisten Kamera: Fajar Ramdhany
Penata Cahaya: Arjuna Asa
Teknisi Tata Cahaya: Kevin Jonar
Perekam & Penata Suara: Ameera Rachman
Operator Boom: Kathleen Ivanka
Penyunting Gambar: Jasmine Zara
Tata Rias & Busana: Jenna Andriani
Clapper: Yasmin Nafisah
Dokumentasi Behind The Scenes: Samuel Lau & Samuel Elkana
Lokasi didukung oleh Claresta Taufan
Penataan Warna didukung oleh Klöver Film Grant 2026
Direktur Program: Yulia Anggraeni
Kepala Pemrogram: Zharfan Firdaus Dimasvianto
Manajer Operasional: Tantyo Satria Wibowo
Pemrogram: Arya Ghaneca & Ichsan Maulana
Pengarah Teknis: Dimas Putra Perdana
Magang: Kenneth Emmanuel
Produser Penata Warna: Zharfan Firdaus Dimasvianto
Penata Warna: Yulia Anggraeni
Asisten Penata Warna: Kenneth Emmanuel
Pengelola Data & Penyunting Akhir Gambar: Kenneth Emmanuel
Sisa Dini Hari (2026)
© Pada Suatu Karya

Jazz, Assault & Trauma.
Untuk pertama kali, kami membagikan cuplikan visual dari Sisa Dini Hari (2026), film pendek pertamaku sebagai penulis dan sutradara.
Film ini memiliki akar yang sangat personal, tentang trauma kekerasan seksual, khususnya di dunia hiburan. Sebagai seorang penyintas dengan pelaku yang merupakan seorang musisi, aku jadi memahami bagaimana banyak korban harus diam dan menelan kembali rasa sakit demi karier, relasi, reputasi, dan sistem yang cenderung menormalisasi kekerasan.
Walaupun fiksi, Sisa Dini Hari (2026) menjadi ruang bagiku untuk berbicara, sekaligus bertujuan untuk menjadi representasi bagi banyak penyintas yang pernah merasa tidak dapat bersuara atau didengar.
Semoga sekecil apa pun langkahnya, film ini dapat memantik dialog, kesadaran, empati, dan dampak positif terhadap isu kekerasan seksual, khususnya dalam industri hiburan.
Mohon doa dan dukungannya agar karya ini bisa menemukan jalannya dan bertemu dengan orang-orang yang membutuhkan ceritanya, ya!
Dengan cinta dan terima kasih,
kami mempersembahkan:
Sharon Sitania sebagai Vinasha, dan
Tegar Brahmanastrya sebagai Jordi
Produser Eksekutif: Beta Anggini
Produser: Kekasih Bening Swara
Ko-Produser: Adinda Nindyachandra
Sutradara & Penulis: Kala
Asisten Sutradara: Kidung Ayu P
Penata Gambar: Dian Alicia
Penata Artistik: Salsabiila Amari
Asisten Kamera: Fajar Ramdhany
Penata Cahaya: Arjuna Asa
Teknisi Tata Cahaya: Kevin Jonar
Perekam & Penata Suara: Ameera Rachman
Operator Boom: Kathleen Ivanka
Penyunting Gambar: Jasmine Zara
Tata Rias & Busana: Jenna Andriani
Clapper: Yasmin Nafisah
Dokumentasi Behind The Scenes: Samuel Lau & Samuel Elkana
Lokasi didukung oleh Claresta Taufan
Penataan Warna didukung oleh Klöver Film Grant 2026
Direktur Program: Yulia Anggraeni
Kepala Pemrogram: Zharfan Firdaus Dimasvianto
Manajer Operasional: Tantyo Satria Wibowo
Pemrogram: Arya Ghaneca & Ichsan Maulana
Pengarah Teknis: Dimas Putra Perdana
Magang: Kenneth Emmanuel
Produser Penata Warna: Zharfan Firdaus Dimasvianto
Penata Warna: Yulia Anggraeni
Asisten Penata Warna: Kenneth Emmanuel
Pengelola Data & Penyunting Akhir Gambar: Kenneth Emmanuel
Sisa Dini Hari (2026)
© Pada Suatu Karya

Jazz, Assault & Trauma.
Untuk pertama kali, kami membagikan cuplikan visual dari Sisa Dini Hari (2026), film pendek pertamaku sebagai penulis dan sutradara.
Film ini memiliki akar yang sangat personal, tentang trauma kekerasan seksual, khususnya di dunia hiburan. Sebagai seorang penyintas dengan pelaku yang merupakan seorang musisi, aku jadi memahami bagaimana banyak korban harus diam dan menelan kembali rasa sakit demi karier, relasi, reputasi, dan sistem yang cenderung menormalisasi kekerasan.
Walaupun fiksi, Sisa Dini Hari (2026) menjadi ruang bagiku untuk berbicara, sekaligus bertujuan untuk menjadi representasi bagi banyak penyintas yang pernah merasa tidak dapat bersuara atau didengar.
Semoga sekecil apa pun langkahnya, film ini dapat memantik dialog, kesadaran, empati, dan dampak positif terhadap isu kekerasan seksual, khususnya dalam industri hiburan.
Mohon doa dan dukungannya agar karya ini bisa menemukan jalannya dan bertemu dengan orang-orang yang membutuhkan ceritanya, ya!
Dengan cinta dan terima kasih,
kami mempersembahkan:
Sharon Sitania sebagai Vinasha, dan
Tegar Brahmanastrya sebagai Jordi
Produser Eksekutif: Beta Anggini
Produser: Kekasih Bening Swara
Ko-Produser: Adinda Nindyachandra
Sutradara & Penulis: Kala
Asisten Sutradara: Kidung Ayu P
Penata Gambar: Dian Alicia
Penata Artistik: Salsabiila Amari
Asisten Kamera: Fajar Ramdhany
Penata Cahaya: Arjuna Asa
Teknisi Tata Cahaya: Kevin Jonar
Perekam & Penata Suara: Ameera Rachman
Operator Boom: Kathleen Ivanka
Penyunting Gambar: Jasmine Zara
Tata Rias & Busana: Jenna Andriani
Clapper: Yasmin Nafisah
Dokumentasi Behind The Scenes: Samuel Lau & Samuel Elkana
Lokasi didukung oleh Claresta Taufan
Penataan Warna didukung oleh Klöver Film Grant 2026
Direktur Program: Yulia Anggraeni
Kepala Pemrogram: Zharfan Firdaus Dimasvianto
Manajer Operasional: Tantyo Satria Wibowo
Pemrogram: Arya Ghaneca & Ichsan Maulana
Pengarah Teknis: Dimas Putra Perdana
Magang: Kenneth Emmanuel
Produser Penata Warna: Zharfan Firdaus Dimasvianto
Penata Warna: Yulia Anggraeni
Asisten Penata Warna: Kenneth Emmanuel
Pengelola Data & Penyunting Akhir Gambar: Kenneth Emmanuel
Sisa Dini Hari (2026)
© Pada Suatu Karya
The Jakarta rush and all its razzle dazzle, find my ease only with Chanel N°5
@chanel.beauty @time.international
#N5 #N5IsTheAnswer #CHANELFragrance

Had some funzies with @fuguku.id × @natgeostore_id’s jellyfish charm workshop! What a way of turning a waste into a cute charm for my tumblr.
Step into wonder with their next activities: Bartega April 11 & Kebun Kumara April 18-19, see you there :) #GoExplore #GoUnknown
Had some funzies with @fuguku.id × @natgeostore_id’s jellyfish charm workshop! What a way of turning a waste into a cute charm for my tumblr.
Step into wonder with their next activities: Bartega April 11 & Kebun Kumara April 18-19, see you there :) #GoExplore #GoUnknown

Had some funzies with @fuguku.id × @natgeostore_id’s jellyfish charm workshop! What a way of turning a waste into a cute charm for my tumblr.
Step into wonder with their next activities: Bartega April 11 & Kebun Kumara April 18-19, see you there :) #GoExplore #GoUnknown

Had some funzies with @fuguku.id × @natgeostore_id’s jellyfish charm workshop! What a way of turning a waste into a cute charm for my tumblr.
Step into wonder with their next activities: Bartega April 11 & Kebun Kumara April 18-19, see you there :) #GoExplore #GoUnknown

Photographed by @npmalina @npmphoto
Creative & Styling @hagaipakan
Makeup @vagueskin
Hairdo @picaleva
Photo Assistants: Eny Koesrini, Melvin Roberto, Opick, Adu
Styling Team: Insani Silitonga
Wardrobe: @givenchy.idn @lanvin @yosafat_k

Photographed by @npmalina @npmphoto
Creative & Styling @hagaipakan
Makeup @vagueskin
Hairdo @picaleva
Photo Assistants: Eny Koesrini, Melvin Roberto, Opick, Adu
Styling Team: Insani Silitonga
Wardrobe: @givenchy.idn @lanvin @yosafat_k

Photographed by @npmalina @npmphoto
Creative & Styling @hagaipakan
Makeup @vagueskin
Hairdo @picaleva
Photo Assistants: Eny Koesrini, Melvin Roberto, Opick, Adu
Styling Team: Insani Silitonga
Wardrobe: @givenchy.idn @lanvin @yosafat_k

Photographed by @npmalina @npmphoto
Creative & Styling @hagaipakan
Makeup @vagueskin
Hairdo @picaleva
Photo Assistants: Eny Koesrini, Melvin Roberto, Opick, Adu
Styling Team: Insani Silitonga
Wardrobe: @givenchy.idn @lanvin @yosafat_k

Photographed by @npmalina @npmphoto
Creative & Styling @hagaipakan
Makeup @vagueskin
Hairdo @picaleva
Photo Assistants: Eny Koesrini, Melvin Roberto, Opick, Adu
Styling Team: Insani Silitonga
Wardrobe: @givenchy.idn @lanvin @yosafat_k
Story-save.com is an intuitive online tool that enables users to download and save a variety of content, including stories, photos, videos, and IGTV materials, directly from Instagram. With Story-Save, you can not only easily download diverse content from Instagram but also view it at your convenience, even without internet access. This tool is perfect for those moments when you come across something interesting on Instagram and want to save it for later viewing. Use Story-Save to ensure you don't miss the chance to take your favorite Instagram moments with you!
Avoid app downloads and sign-ups, store stories on the web.
Stories Say goodbye to poor-quality content, preserve only high-resolution Stories.
Devices Download Instagram Stories using any browser, iPhone, Android.
Absolutely no fees. Download any Story at no cost.